warung pojok community

tempat nongkrongnya orang warung pojok

News

view:  full / summary

Akademisi dan Mahasiswa Muslim Semakin Menentang Teori Darwin, Para Pendukung Evolusi Khawatir

Posted on October 12, 2010 at 9:34 AM Comments comments (0)

Kaum Muslim di banyak negeri semakin menolak teori Darwin tentangevolusi. Hal tersebut karena pengaruh unsur-unsur konservatif dalamIslam, demikian diungkapkan dalam sebuah konferensi yangdiselenggarakan oleh Dewan Inggris di Mesir, Senin (16/11/09).Pembicara pada konferensi itu merasa khawatir atas meningkatnyapenolakkan teori Darwin tersebut.Nidhal Guessoum, Profesor Fisika dan Astronomi American Universityof Sharjah di Uni Emirat Arab mengatakan dalam konferensi di Mesir itubahwa di banyak tempat para mahasiswa dan akademisi mereka harusmembuat pilihan binner antara evolusi dan kreasionisme, bukan pemahamanbahwa seseorang dapat percaya baik dalam Tuhan dan dalam teori Darwin.

 

Dr.Guessoum, mengatakan bahwa di negara-negara seperti Tunisia, Turki,Pakistan dan Malaysia, hanya 15% saja dari mereka yang disurveimempercayai teori Darwin untuk menjadi "benar" atau "mungkin benar".Hasil tersebut sama-sama dominan baik di kalangan siswa dan guru, dariSMA  hingga universitas.

 

Sebuah survei  dari 100 akademisi dan100 mahasiswa yang dilakukan di universitasnya menunjukkan bahwa 62persen dari dosen dan mahasiswa muslim percaya evolusi menjadi sebuah"teori yang belum terbukti", dibandingkan dengan 10 persen profesornon-Muslim. "Tingkat penerimaan evolusi dan gagasan pengajaran tentangevolusi sangat rendah,"katanya.

 

Dr. Guessoum termasuk salahseorang ilmuwan yang mengatakan bahwa evolusi tidak bertentangan dengan keyakinan Islam. Ia mengklaim bahwa banyak ilmuwan Muslim darizaman keemasan Islam hingga hari ini mengadopsi pandangan duniaevolusi. "Aku heran, semua orang yang berpendidikan menolak evolusi?"

 

Konferensiyang membicarakan tentang teori Darwin tersebut diselenggarakan diAlexandria, Mesir, dalam rangka peringatan dua abad kelahiran Darwin.

 

Dr.Guessom menyatakan bahwa kekhawatiran di kalangan  umat Islam tentangevolusi tersebut sebagai masalah yang serius. Ia malah menuduhpenolakkan atas teori darwin tersebut kurang memahami ilmupengetahuan."Kita tidak bisa membiarkan orang-orang masuk ke abad 21 tanpa  memahami ilmu pengetahuan.

 

Teori Darwin berhasildihancurkan dan penolakkan atas evolusi tersebut mengemuka terutamasetelah seorang ilmuwan Turki mengungkap  kegagalan teori tersebut.Adnan Oktar atau Harun Yahya dari Ankara telah menawarkan £4.4 triliunbagi siapa saja yang dapat  menujukkan satu fosil untuk membuktikanevolusi.

 

Dalam terbitannya tertanggal 12 Desember 2008,majalah terkenal Science memuat tulisan berjudul "Bracing for IslamicCreationism." (Bersiaga Menghadapi Penciptaan Islam) Tulisan tersebutmenekankan tingginya tingkat penolakan terhadap teori evolusi di duniaIslam.

 

Teori  Darwin telah  nyata gagal secara ilmiah, danjuga bertentangan dengan aqidah Islam. Namun, mengapa hingga hari initeori tak terbukti tersebut masih diajarkan dalam pelajaran sains kekalangan kaum Muslim? Sudah saatnya, kaum Muslim kembali kepada jatidirinya untuk mengambil kembali kejayaan sains seperti di zamankeemasan dulu yang bersih dari akidah rusak. Hal itu hanya bisadilakukan melalui Khilafah Rasyidah, Insya Allah tidak akan lama lagi.[z/m/to/hy/syabab.com]

Berbagi Kirim melalui Email Komentar (3) Subscribe to this comment's feed Teori Darwin tidak bertentangan dengan agama

ditulis oleh Ruswiyanto Hardi , 08 September 2010

 

Kisahpenciptaan dunia dan isinya digambarkan oleh penulis pada Alkitab jugaalqor'an selama 7 hari terakhir adalah Manusia dari tanah dilanjutkanHawa dari tulang rusuk..semua ini adalah ungkapan Iman dari penulis(Musa) yg menggambarkan kan secara singkat kisah penciptaan Dunia danisinya dalam kurun waktu 7 hari tidak berarti 7 hari karena waktutersebut bisa 7tahun; 7 abad;7.000 tahun ;7 juta tahun dsb....maksudsaya semua melalui proses yang tidak bisa di prediksi oleh manusia.jadikapan Adam dan Hawa diciptakan ?

Menurut saya Penciptaanmanusia bisa jadi melalui evolusi dengan waktu yang luar biasa lamabisa jutaan tahun dari tanah muncul makhluk hidup dari sel satuberkembang secara evolusi makin sempurna menyesuaikan keadaan waktu dantempat sampai..menjadi seperti kera terus berkembang menjadi manusiakera terus berkembang ..akhirnya menjadi seperti manusia...(masuk akalgak..?terbukti dengan ditemukannya fosil manusia purba di setiap benuamaupun pulau)

pada saat mukhuk hidup itu mulai mengertiperadabanlah maka baru disebut manusia...(sebutan manusia diberikanoleh manusia dengan bahasa manusia dengan dua jenis Adam dan Hawa=Laki2 dan Perempuan)

Apakah hal tersebut bertentangan denganagama?tentu tidak semuanya adalah tetap dari Allah yang merancangbangun hanya pikiran manusia terlalu terkungkung oleh sesuatu yanglebih dahulu di ajarkan sebelum bisa mengulas secara fair (pribadi)tanpa dipengaruhi oleh sebuah ajaran maupun dogma.


Tolak Nasionalisme, Dukung Persatuan Dunia Islam

Posted on October 8, 2010 at 12:22 AM Comments comments (0)

Syabab.Com - Malapetaka besar bagi umat Islam adalah runtuhnya daulah khilafah Islamiyah. Institusi Umat Islam, penjaga aqidah, permersatu ummat dan pelaksana syariah Islam secara kaffah. Nasionalisme adalah sebuah paham batil yang punya andil besar dalam runtuhnya khilafah ustmaniyah di Turki beberapa puluh tahun silam.Namun sayangnya masih banyak diantara kaum muslim yang masih mengagung-agungkan faham yang satu ini. Mungkin bisa dimaklumi, sebab paham ini telah dihembuskan oleh pihak barat kepada dunia Islam sudah sejak lama. Alhasil, sekarang ini Negri Islam berhasil disekat-sekat menjadi 50 sobekkan lebih.

 

Di dalam situs khilafah.com di terangkan: "Pasukan Salib menyadari bahwa kekuatan Islam dan keyakinannya adalah Akidah Islam. Sepanjang kaum muslimin berkomitmen dengan kuat pada Islam dan Qur'an, Khilafah tidak akan pernah hancur. Itu sama artinya Islam tidak bisa dikalahkan.

 

Inilah sebabnya di akhir abad ke 16, mereka mulai mendirikan pusat misionaris pertama di Malta dan membuat markasnya untuk melancarkan serangan misionarisnya terhadap Dunia Islam. Para misionaris itu bekerja dengan berkedok lembaga-lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan. Pada abad 19, Beirut menjadi pusat aktivitas misionaris. Para misionaris itu memiliki dua agenda utama: 1. Memisahkan Orang Arab dari Khilafah Ustmaniyah 2. Membuat kaum muslimin merasa terasing dari ikatan Islam.

 

Tahun 1875 "Persekutuan Rahasia" dibentuk di Beirut dalam usaha untuk mendorong nasionalisme Arab diantara rakyat. Melalui pernyataan-pernyataan dan selebaran-selebaran, persekutuan itu menyerukan kemerdekaan politik orang Arab, khususnya mereka yang tinggal di Syria dan Libanon. Dalam literaturnya, mereka berulangkali menuduh Turki merebut Khilafah Islam dari orang Arab, melanggar Syariah, dan , mengkhianati Agama Islam.

 

Hal ini memunculkan benih-benih nasionalisme yang akhirnya berbuah pada tahun 1916 ketika Inggris memerintahkan seorang agennya Sharif Hussein dari Mekkah untuk melancarkan Pemberontakan Arab terhadap Khilafah Usmani. Pemberontakan ini sukses dalam membagi tanah Arab dari Khilafah dan kemudian menempatkan tanah itu di bawah mandat Inggris dan Perancis.

 

Di saat yang sama, nasionalisme mulai dikobarkan diantara orang Turki. Gerakan Turki Muda didirikan tahun 1889 berdasarkan nasionalisme Turki dan dapat berkuasa tahun 1908 setelah mengusir Khalifah Abdul Hamid II. Pengkhianat Mustafa Kamal yang menghapus Kekhalifahan adalah anggota Turki Muda.

 

Fakta Nasionalisme

 

1. Kualitas ikatannya rendah. Sehingga tidak mampu mengikat manusia yang satu dengan manusia yang lainnya tatkala mewujudkan persatuan.2. Ikatannya hanya bersifat emosional dan muncul secara spontan dari naluri mempertahankan diri, disamping adanya peluang selalu berubah-ubah.3. Ikatan ini bersifat temporal, akan meningkat ketika ada ancaman dari luar, sebaliknya pada saat keadaan normal atau aman ikatan ini tidak berarti sama sekali. (An-Nabhani)

 

Misalkan, dahulu semangat nasionalisme masyarakat indonesia ketika masih dijajah oleh para penjajah sangat menggebu-gebu, bahkan kita sering dengar slogan "rawe-rawe rantas malang-malang putung" atau "bersatu kita teguh bercerai kita runtuh", namun setelah indonesia merdeka semangat nasionalisme itupun pudar, lihat saja kasus timor-timur, aceh, papua, dan daerah-daerah lain yang malah ingin memisahkan diri dari NKRI.

 

Pandangan Islam tentang Nasionalisme

 

"Bukan termasuk Ummatku orang yang m engajak pada Ashabiyah, dan bukan termasuk ummatku orang yang berperang atas dasar Ashabiyah, dan bukan termasuk ummatku orang yang mati atas dasar Ashabiyah (Nasionalisme & Tribalisme)." (HR.Abu Dawud).

 

Rasulullah mempersatukan kaum muhajirin dan anshor dengan satu landasan yaitu akidah Islamiyah. Bukan karena landasan nasionalisme. Semua Muslim adalah bersaudara.

 

Dalam sirah nabi, ketika masyarakat dan negara Islam baru tumbuh di kota Madinah. Dan kedudukan politik dan kekuatan ekonomi mereka menggeser kepentingan dan posisi kaum Yahudi, maka Yahudi membuat makar. Salah seorang tokoh Yahudi yang bernama Syas bin Qais yang sangat benci dengan bersatunya dua suku besar penghuni kota Madinah Aus dan Khazraj dalam ikatan Islam, membuat makar dengan mengirim seorang penyair agar membacakan syair-syair Arab Jahiliyah yang biasa mereka pakai dalam perang Buats.

 

Perang Buats adalah perang yang terjadi selama 120 tahun (Ibnu Ishaq dalam Tafsir Al Mawardi) antara kaum Aus dan Khazraj. Dan selama musim perang tersebut, pihak Yahudilah yang mengambil keuntungan politik maupun ekonominya.

 

Penyair suruhan Syas berhasil mempengaruhi jiwa sekumpulan kaum Anshar dari kalangan Aus dan Khazraj di suatu tempat di kota Madinah. Syair jahiliyah tersebut mengantarkan mereka kepada perasaan kebanggaan dan kepahlawanan mereka di masa jahiliyah dalam medan perang Buats.

 

Perasaan kebangsaan dan kepahlawanan kaum Aus maupun Khazraj itu memuncak hingga mereka lupa bahwa mereka sesama muslim. Yang Aus merasa Aus dan yang Khazraj merasa Khazraj. Dalam puncak emosi perang itu mereka akhirnya berteriak-teriak histeris : "Senjata-senjata!".

 

Dalam situasi kritis itulah, Rasulullah datang bersama pasukan kaum muslimin untuk melerai mereka. Rasulullah SAW bersabda:

 

"Wahai kaum muslimin, apakah karena seruan jahiliyah ini (kalian hendak berperang) padahal aku ada di tengah-tengah kalian. Setelah Allah memberikan hidayah Islam kepada kalian. Dan dengan Islam itu Allah muliakan kalian dan dengan Islam Allah putuskan urusan kalian pada masa jahiliyyah. Dan dengan Islam itu Allah selamatkan kalian dari kekufuran. Dan dengan Islam itu Allah pertautkan hati-hati kalian. Maka kaum Anshar itu segera menyadari bahwa perpecahan mereka itu adalah dari syaithan dan tipuan kaum kafir sehingga mereka menangis dan berpelukan satu sama lain. Lalu mereka berpaling kepada Rasulullah SAW. dengan senantiasa siap mendengar dan taat..." (Sirah Ibnu Hisyam Juz 1/555).

 

Karena itu, Umat Islam baik itu yang berkulit hitam atau putih, baik yang berdomisili di sabang sampai di maroko wajib meninggalkan paham nasionalisme. Dengan ikatan akidah islam di bawah institusi khilafah Islamiyah kita bisa bersatu. Allahu Akbar!. Wallahu 'alam. [artikel/syabab.com]

 


Lagi, Bukti Kekejaman Panglima Perang Obama !Pasukan NATO Pimpinan AS , Bunuh 21 Penduduk Sipil

Posted on February 25, 2010 at 11:26 AM Comments comments (0)

Pemerintah Afganistan, Senin (22/2/2010), mengemukakan, sebuah serangan udara NATO di selatan Afganistan telah menewaskan 21 penduduk sipil. Persitiwa itu ketika sebuah pesawat NATO menyerang sasaran sipil yang diduga sebagai pemberontak. Pasukan NATO di Afganistan dalam sebuah pernyataan mengatakan, penduduk sipil telah terbunuh ketika mereka mendekati sebuah pasukan gabungan NATO dan Afganistan di Provinsi Uruzgan, Minggu, tetapi tidak menyebutkan jumlah korban yang tewas. (Kompas; 22/02)Serangan ini menambah bukti kekejaman Obama yang menjadi panglima tertinggi pasukan perang Amerika Serikat. Atas komando Obama sang Presiden, dikirim 30 ribu pasukan tambahan untuk memperkuat penjajahan Amerika di Afganistan. Dipastikan jumlah umat Islam yang terbunuh akan bertambah. Data PBB menyebutkan, sepanjang tahun 2008 saja jumlah warga sipil Afganistan yang tewas meningkat 40 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut data PBB, jumlah warga sipil yang tewas akibat aksi-aksi kekerasan di Afganistan pada tahun 2008 sekitar 2.100 orang.

Sementara itu, di Irak hingga saat ini ribuan pasukan penjajah masih bercokol. Ratusan ribu umat Islam terbunuh. Konflik horisontal antarkelompok masyarakat pun meluas. Ledakan bom yang menewaskan rakyat sipil menjadi pandangan biasa terjadi di masjid, pasar dan tempat-tempat umum lainnya. Masih di era Obama, negara Zionis Israel terus menerus membunuhi kaum Muslim di Palestina. Semua itu berlangsung dengan dukungan penuh Amerika Serikat.

Amerika juga terlibat dalam berbagai konflik di negeri Islam. Di Pakistan, dengan menggunakan CIA dan tentara bayaran Blackwater, Amerika melakukan politik adu domba antara tentara Pakistan dan Mujahidin dengan menjadikan rakyat sipil sebagai tumbalnya. Berbagai konflik di Sudan, Yaman, Somalia, Negeria dan negeri Islam lainnya tidak bisa dilepaskan dari campur tangan Amerika dengan menggunakan antek-anteknya.

Di bidang ekonomi, negara imperialis ini pun menjadi penjarah utama kekayaan alam negeri-negeri Islam, tentu dengan bantuan para penguasa pengkhianat negeri Islam. Perusahan AS dan sekutunya mengeruk kekayaan minyak, emas dan tambang lainnya dalam jumlah yang besar di negeri-negeri Islam. Tentunya dengan berbagai cara atas nama perdagangan internasional, penanaman modal asing dan modus-modus lainnya.

Masih di era Obama Penjara Guantanamo, Abu Ghuraib dan penjara rahasia lainnya masih menjadi tempat penyiksaan dan pelecahan terhadap tahanan Muslim dengan tuduhan terorisme. Pertanyaan , apakah Obama layak dijadikan tamu yang harus dihormati ? Pantaskah kita berjabatan tangan dengan presiden negara imperialis sementara tangannya masih berlumuran darah kaum muslimin ?(FW)

Daftar Beberapa korban Sipil Panglima Perang Obama

Desember 2009

13 warga sipil tewas provinsi Lagham terbunuh dalam serangan oleh NATO.

November 2009

Empat orang warga sipil meninggal akibat serangan rudal yang dilakukan oleh pesawat mata-mata tak berawak milik Amerika. Serangan yang terjadi di daerah Newark itu juga melukai empat orang lainnya.

September 2009

Pada 4/9 lebih dari seratus orang, sebagian besar warga sipil, dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya terluka setelah pesawat-pesawat tempur pimpinan AS menyerang tanker bahan bakar di wilayah utara Afghanistan.

Agustus 2009

Enam orang tewas dalam serangan pesawat tanpa awak milik AS di wilayah Suku Waziristan selatan di Pakistan barat-laut, yang berbatasan dengan Afghanistan, pesawat tanpa awak itu menembakkan dua rudal ke satu rumah di Desa Kani Kuram di Waziristan selatan, menewaskan enam orang dan melukai sembilan orang lagi, sementara stasiun TV Geo News menyatakan serangan tersebut telah menewaskan delapan orang. Serangan udara juga dilancarkan pasukan Barat di Afghanistan Selatan menewaskan lima petani. Para petani tersebut tengah memuat hasil panen mereka, mentimun, ke dalam sebuah taksi.

Mei 2009

Sedikitnya 97 warga sipil tewas, kebanyakan anak-anak. Menurut Komisi Hak Asasi Independen Afghanistan, AIHRC, seperti dilansir situs straittimes, Rabu (27/5/2009), peristiwa penembakan terjadi pada 4-5 Mei lalu yang terjadi di barat daya Provinsi Farah. Pemerintah Afghanistan menyebutkan, sekitar 140 warga sipil tewas.

Januari 2009

Ketika terjadi agresi Israel ke Gaza (yang berakhir pada Januari 2009) Obama tidak memberikan reaksi apa-apa. Padahal ada lebih 1.300 orang meninggal dunia dalam hitungan hari. Obama malah berkata: “Amerika berpegang teguh pada keamanan Israel. Dan kita akan terus mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri melawan ancaman yang sah.” Inikah yang disebut mutual respect?

Januari 2010

Senin (22/2/2010), mengemukakan, sebuah serangan udara NATO di selatan Afganistan telah menewaskan 21 penduduk sipil

 


Kalian Semua Akan Memerangi Kaum Yahudi

Posted on February 21, 2010 at 10:11 AM Comments comments (0)

Dunia modern dewasa ini didominasi oleh politik Barat yang dikomandani oleh Amerika Serikat. Segenap keputusan politik internasional tidak ada yang terlepas dari pengaruh kepentingan negara adidaya itu. Tanpa kecuali konstelasi politik yang berkembang di kawasan dunia Arab. Dan secara lebih khusus yang berkenaan dengan nasib bangsa Palestina. Amerika terus menerus menjanjikan bakal berdirinya sebuah negara Palestina berdaulat dan merdeka yang hidup berdampingan dengan negara Zionis Israel. Janji tinggal janji. Hingga hari ini janji tersebut tidak kunjung terrealisasi. Namun demikian, apakah memang umat Islam perlu berharap bahwa janji tersebut bakal terwujud? Bukan karena kita sudah sangat kenal dengan watak Amerika yang memang terlalu biasa menghumbar janji untuk kemudian tidak ditepati bilamana menyangkut kepentingan bangsa Palestina. Tetapi lebih karena seorang muslim semestinya bertanya terlebih dahulu kepada Allah (Al-Qur’an) dan RasulNya (Al-Hadits) sebelum melabuhkan harapannya kepada manusia manapun di muka bumi, terlebih kepada Amerika dan Israel. Sepatutnya seorang muslim bertanya terlebih dahulu: benarkah suatu bangsa seperti Amerika layak dijadikan tempat berharap? Benarkah sebuah kaum seperti bangsa Zionis Yahudi Israel layak dijadikan tetangga dimana umat Islam hidup damai berdampingan disebelahnya?

 

Jika kita buka berbagai keterangan Allah di dalam kitabNya, kita jumpai begitu banyak penjelasan mengenai watak bangsa Yahudi dan siapa saja yang ber-wala’ (berloyalitas) kepada bangsa Yahudi. Mengenai karakter asli bangsa ini terdapat suatu ayat yang sangat jelas dan tegas berbunyi:

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا

”Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS Al-Maidah ayat 82)

Inilah gambaran Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang mengenai kaum Yahudi. Allah telah memperingatkan kita akan berbahayanya watak dasar mereka. Mereka pada umumnya memiliki jiwa permusuhan terhadap umat Islam orang-orang beriman. Sudah barang tentu ada pengecualian satu dua di sana-sini, yaitu orang Yahudi yang kemudian memperoleh hidayah Allah sehingga memeluk Islam. Mantan Yahudi yang kemudian menjadi muslim umumnya bersikap damai terhadap sesama muslim karena dia sendiri telah memiliki identitas baru yang lebih dia hargai daripada identitas lamanya. Kitapun biasanya tidak lagi menganggap dia sebagai seorang Yahudi bila sudah masuk Islam. Namun secara umum watak mereka ialah penuh kebencian terhadap orang-orang beriman. Coba perhatikan hadits berikut:

إن اليهود قوم حسد

“Sesungguhnya bangsa Yahudi merupakan kaum yang penuh sifat hasad. (HR Shohih Ibnu Khuzaimah 1500)

 

Adapun bangsa yang berloyalitas kepada kaum Yahudi, Allah gambarkan mereka di dalam KitabNya sebagai berikut:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ

بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ

إِنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS Al-Maidah ayat 51)

Allah mencap kaum yang loyal kepada Yahudi dan Nasrani adalah sama dengan masuk menjadi bagian dari golongan mereka. Bangsa Amerika yang meng-claim diri sebagai permanent ally (sekutu abadi) negara Zionis Israel berarti sama dengan telah mengumumkan diri menjadi bagian dari bangsa Yahudi itu sendiri. Maka kitapun tidak heran bilamana terjadi konflik Palestina-Israel selalu saja Amerika memberikan dukungan penuh tidak bersyarat kepada sekutu utamanya Israel bagaimanapun keadaannya, sekalipun sudah sangat jelas terungkap betapa zalimnya tingkah fihak Zionis terhadap rakyat Palestina seperti yang terjadi pada perang Furqon di Gaza akhir tahun 2008 awal tahun 2009 kemarin. Segala watak dan karakter asasi bangsa Yahudi telah diadopsi oleh bangsa Amerika sebagai akibat mereka menyerahkan loyalitas penuh kepada fihak Yahudi. Hal ini tidak saja berlaku bagi bangsa Amerika, tetapi siapa saja bangsa mana saja bilamana sudah mulai menyerahkan wala’-nya (loyalitasnya) kepada kaum Yahudi maka lambat laun watak dan karakter yahudi akan segera menjelma di dalam diri person maupun bangsa terkait.

Maka setelah kita bertanya kepada Allah dan RasulNya kemudian memperoleh jawabannya, mari kita kembali kepada pertanyaan di atas: ”Masih layakkah kita ummat Islam menyerahkan kepercayaan atau menaruh harapan kepada Amerika apalagi kepada Israel dalam penyelesaian konflik di tanah suci kiblat pertama umat Islam Baitul Maqdis (Jerusalem)?” Saya kira siapapun muslim yang berakal sehat dan berhati nurani tentu tahu jawaban semestinya atas pertanyaan itu. Islam tidak membenarkan kita bertoleransi apalagi berdamai kepada fihak seperti kaum Yahudi yang dewasa ini mengangkangi masjid Al-Aqsa dan setiap hari menggelar kezalimannya di tanah suci umat Islam di sana. Dewasa ini bahkan mereka tidak saja berlaku zalim terhadap umat Islam melainkan kaum Nasrani-pun dianiaya. Malah kita juga mendengar kabar bahwa sebagian rakyat mereka sendiri dizalimi oleh pemerintah Yahudi Zionis Israel bilamana menunjukkan sedikit saja empati dan simpati kepada rakyat Palestina.

 

Maka saudaraku, mengertilah kita sekarang mengapa Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam lima belas abad yang lalu telah mempersiapkan umat beliau yakni umat Islam untuk bersiap-siaga memerangi bangsa Yahudi. Beliau tanpa keraguan sedikitpun telah memprediksi bahwa umat Islam orang-orang beriman semuanya bakal terlibat dalam perang semesta menghadapi kaum Yahudi di akhir zaman.

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَتُقَاتِلُنَّ الْيَهُودَ فَلَتَقْتُلُنَّهُمْ

حَتَّى يَقُولَ الْحَجَرُ يَا مُسْلِمُ هَذَا يَهُودِيٌّ فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ

Diriwayatkan daripada Ibnu Umar r.a katanya: Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Kamu semua akan membunuh orang-orang Yahudi. Maka kamu semua akan membunuh mereka sehingga batu akan berkata: Wahai para muslimin! Di sini ada orang Yahudi, datanglah kemari dan bunuhlah dia.” (HR Muslim)

 

Bayangkan saudaraku, ini adalah ucapan manusia paling berakhlak Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam...! Beliau yang dikenal cinta damai dan sangat menghargai nyawa manusia, namun bila menyangkut kaum Yahudi bersikap sangat tegas dan tanpa keraguan barang sedikitpun. Melalui hadits ini menjadi jelaslah bagi kita umat Islam bahwa bilamana menyangkut bangsa Yahudi sudah semestinyalah kita bersikap ekstra waspada, sebab pada gilirannya kita semua orang-orang beriman bakal terlibat dalam memerangi mereka sehingga batupun turut berfihak dan bakal diizinkan Allah untuk sanggup berbicara mengungkap keberfihakannya itu: ”Wahai para muslimin! Di sini ada orang Yahudi, datanglah kemari dan bunuhlah dia.” Dan coba perhatikan bagaimana Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan bahwa tatkala batu berbicara saat itu, ia akan memanggil kita tidak dengan panggilan berdasarkan bangsa atau atribut identitas lainnya. Batu bakal menyapa para mujahidin hanya dengan satu panggilan identitas yang memang Allah banggakan atas mereka, yaitu identitas keislamannya..!!! Batu tidak akan diizinkan Allah memanggil dengan sapaan: ”Wahai bangsa Palestina, wahai bangsa Arab, wahai bangsa Mesir, bangsa Yordan, bangsa Saudi, bangsa Indonesia, bangsa Malaysia...” TIDAK..!!! Allah hanya mengizinkan batu berbicara untuk memanggil para pejuang yang memerangi kaum Yahudi dengan satu panggilan universal: ”Wahai para muslimin!”

Wahai kaum muslimin, bangkitlah dari tidur panjang kalian..!!! Sadarilah bahwa segala upaya pemersatu kumpulan manusia tidak akan mencapai keberhasilan kecuali dengan kembali kepada identitas asli kita sebagai suatu umat. Tinggalkan dan tanggalkanlah segala bentuk bendera dan fanatisme kelompok, apakah itu berdasarkan bangsa, suku, adat, partai, golongan, nama Jamaah, atau nama pergerakan atau apapun. Kembalilah hanya kepada identitas asli yang memang Allah banggakan kita atasnya, yaitu Islam. Jika anda ditanya termasuk bangsa mana, jawablah dengan tegas: "Saya bangsa Muslim. Suku saya dan tanah air saya adalah Islam.!!!" Semua bentuk fanatisme kelompok tidak memiliki pembenaran di dalam ajaran Allah Yang Maha Suci ini. Satu-satunya fanatisme yang dibenarkan adalah menjadi seorang yang fanatik kepada komitmen ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah ’Azza wa Jalla. Mengikuti sunnah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam dengan murni dan konsekuen.

هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ

الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ

”Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia.” (QS Al-Hajj ayat 78)

 

Saat kita bangga mengungkap identitas diri hanya sebagai bagian dari kaum muslimin sedunia, maka bilamana tiba harinya dimana Allah taqdirkan umat Islam memerangi kaum Yahudi ada harapan diri kita dipilih Allah menjadi bagian dari barisan para mujahid yang turut serta memerangi kaum Yahudi tersebut. Namun bilamana kita terus saja bermimpi dengan aneka identitas lainnya selain sebagai seorang muslim, jangan-jangan ketika hari itu tiba kita tidak termasuk yang dipilih Allah masuk ke dalam barisan mujahidin memerangi kaum Yahudi, bahkan sebaliknya Allah paksakan kita berada di fihak pembela kaum Yahudi itu sendiri. Wa na’udzu billaahi min dzaalika…!

 


Facebook `Connecting` People

Posted on February 8, 2010 at 9:44 AM Comments comments (0)

Siapa yang tidak kenal Facebook…? Hampir seluruh orang mengenalsalah satu layanan jaringan sosial ini, paling tidak walau belumterdaftar sebagai member tapi sudah terniat untuk ikut bergabung.

Mungkin mereka para pendahulu kita (red: nenek & kakek) jugatidak mengenal FB, tapi tidak tertutup juga kemungkinan ada diantarabeliau-beliau yang masih tersisa jiwa dan semangat mudanya untuk ikutberpetualang di dunia maya yang bernama FB ini.

Tetapi sebagai seorang muslim apalagi seorang penuntut ilmu, sudahsemestinya kita berhati-hati dengan sikap dan langkah kita saatberinteraksi dengan yang satu ini.

Saat itu ketika saya sedang membuka FB, tanpa sengaja pandangan sayatertuju pada sebuah saran Group yang kalau tidak salah bernama "JanganAsal Tulis Status". Saya tidak sempat bergabung, karena saat itu kurangfokus apalagi juga tidak betah lama-lama buka Facebook.

Tapi setelah keluar dari FB saya teringat kembali dan ingin mengenallebih jauh group tersebut, sayang sekali saya belum menemukannya sampaisaat menulis tulisan ini. Saya hanya ingin tahu apakah group itu hanyasekedar group yang dibuat-buat untuk menarik banyak anggota ataukahgroup yang benar-benar bertujuan sebagai wasilah saling mengingatkankepada kebaikan.

Saya pikir, bagus sekali jika ada group yang seperti itu. Tapibaiknya dibuat dalam halaman Facebook agar setiap ada berita baru yangdi-posting oleh halaman bersangkutan dapat tampil di dinding semuaanggotanya. Sebaliknya, group tidak memiliki fasilitas demikian.

Saya perhatikan, banyak sekali mereka yang asal-asalan bikin status,yang saya rasa itu tidak penting dan bahkan terkadang tidak pantasuntuk diketahui orang lain. Sebagai sesama muslim ini adalah perkarayang memprihatinkan bagi kita.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu`anhu dia mengatakan, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda :

“Setiap umatku akan diampuni, kecuali orang-orang yangberterus-terang dalam bermaksiat. Dan di antara perbuatanberterus-terang dalam bermaksiat ialah, bila seseorang melakukankemaksiatan pada malam hari, lalu Allah telah menutupi perbuatannya,akan tetapi di pagi harinya ia malah berkata, ”Wahai fulan, sungguhtadi malam aku telah berbuat demikian dan demikian,” padahal Rabb-nyatelah menutupi perbuatannya, justru ia malah menyingkap tabir Allahdari dirinya”. [Muttafaqun 'Alaih]

Berhati-hatilah saat berkecimpung di dunia maya, salah satunya saatberinteraksi menggunakan jejaring sosial yang hampir menguasai duniaini. Mengapa pada judul tulisan ini kata `connecting` saya beri tandakhusus?

Karena makna connecting disini sangat luas maknanya bagi setiaporang yaitu menghubungkan satu orang dengan lainnya. Tentu saja, saya,anda, dan yang lain merasa telah dihubungkan dengan orang-orang yangsudah lama tak berjumpa atau jauh dari anda.

Bagi orang non-muslim mereka bebas memaknai kata ini. Sedangkan bagikita umat muslim connecting disini berarti menjalin silaturahmi untukkembali mempererat ukhuwah dalam rangka saling mengingatkan padakebaikan dan mencegah dari kemungkaran.

Berpikirlah sebelum anda meng-update status, apakah status anda akanmembuat orang berpikiran positif atau berpikiran negatif? Apakah statusanda akan mengajak orang pada kebenaran atau malah membuat orangberbuat keji atau maksiat? Apakah dengan status anda akan membuatseseorang menilai pribadi anda (terutama wanita).

Contoh ringan saja, seorang wanita menulis status "Hm... segernyahabis keramasan" atau ungkapan hati yang lagi marah "Dasarloe...!Kurang ajar...!" dan lain sebagainya. Ketika orang yangberkomentar berpikiran negatif maka anda sudah termasuk pada orang yangmembuat sunnah jelek, tapi orang yang berkomentar untuk menasihati danmengingatkan pada kebaikan maka dia telah termasuk dalam ayat :

“Kamu sekalian adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan untukmanusia, yang menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yangmungkar serta beriman kepada Allah” (Q.S. Āli ‘Imrân : 110).

Sebenarnya perihal meng-update ini tidak hanya status, juga updatefoto profil atau membuat album. Foto seorang wanita yang memakaipakaian muslimah secara syar`i saja, tak jarang dapat menimbulkanfitnah bagi kaum laki-laki apalagi yang tidak menutup aurat,memperlihatkan mahkotanya (tidak berjilbab) bahkan jika sampaimenampakkan aurat yang lainnya, na`udzubillahi min dzalik. Apakah iasanggup menanggung beban dosa orang-orang yang mencontoh apa yang iaperbuat?

Dalam sebuah hadits Rasul : "Dan barang siapa membuat sunnah jelekdalam Islam maka baginya dosanya dan dosa orang-orang yangmengamalkannya setelahnya tanpa berkurang sedikitpun dosa-dosa mereka."(HR. Muslim)

Jangan sampai kecanggihan teknologi membuat kita lupa dengan jatidiri muslim kita, jangan sampai akibat prilaku dan tingkah kita yangtidak mau menuruti aturan agama orang lain jadi berdosa, mungkin saatitu kita lupa bahwa dosa-dosa mereka itu akan menambahkan timbangandosa kita tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun.

Alangkah baiknya jika yang kita tuliskan berupa kebaikan, mengajakorang untuk semakin mendekatkan diri pada Allah swt dan mencintaiRasulullah saw, membuat orang yang sedang putus semangat atau hilangsemangat hidup semakin optimis dengan membaca status anda, membuatorang lain terinsprasi oleh status anda untuk ikut mengajak padakebaikan.

"Barang siapa membuat sunnah baik dalam Islam maka baginya pahalanyadan pahala orang-orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa berkurangsedikitpun pahala mereka." (HR. Muslim)

Kita berlindung kepada Allah dari orang-orang yang mengajak kepadakekejian. Tulisan ini adalah untuk saya, anda, dan mereka yang terdekatdi sekitar kita, saudara-saudari semuslim kita serta para sasarandakwah kita. Jika kita seorang istri maka jagalah `iffah diri kita,karena penjagaan seorang istri terhadap dirinya berarti telahmenghargai dan menjaga kehormatan suaminya, insya Allah syurga bagiistri yang shalihah.

Jika kita adalah seorang anak, maka jagalah diri kita karenahakikatnya seorang manusia yang sudah baligh maka bagi dirinyasendirilah balasan (dosa/pahala) akibat perbuatannya. Orang tua hanyaberkewajiban menasihati walau akan menanggung malu di dunia, tapi diakhirat pertanggung jawaban adalah dari individu masing-masing.

 


Ribuan Orang Sembuh dengan Bacaan Quran di Sebuah Klinik Chenchnya

Posted on February 3, 2010 at 9:29 PM Comments comments (0)

Benarlah firman Allah dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa Al-Quran itu adalah "Syifa"atau obat, bukan hanya obat bagi ruhani yang kering tapi juga bisamenjadi obat bagi penyakit medis, dan hal ini sudah banyak dibuktikantermasuk di negara Chenchnya.Ribuan pasien telah berhasil diobati dan disembuhkan denganpembacaan Al-Quran secara sendirian di sebuah klinik gratis di ChechnyaGrozny, kata sebuah pernyataan pada situs presiden Chechnya pada hariRabu kemarin (3/2).

"Sejak hari pembukaan pertama kali,  klinik gratis di Islamic Centerdi Chenchnya telah memiliki dan melayani lebih dari 60.000 pasien.Kebanyakan dari mereka yang mengunjungi klinik gratis di Islamic Centeruntuk merekoveri kesehatan mereka.

Klinik gratis ini membantu mereka untuk mendapatkan pengobatan yanglebih baik dengan cara non-tradisional - yaitu, dengan membacaAlquran," kata pernyataan tersebut.

Bahkan Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov ikut ambil bagian dalamperayaan pembukaan klinik gratis tersebut pada hari Selasa yang laluuntuk menandai ulang tahun pertama Islamic center Chenchnya. PresidenRamzan Kadyrov mendapatkan presentasi dari pimpinan Islamic Center DaudSelmurzayev, dan Akhmad Kadyrov, pimpinan tertinggi muslim RepublikChechnya.

"Islamic Center telah sangat populer tidak hanya bagi pendudukrepublik Chenchnya, tetapi juga bagi umat Islam dari wilayah Rusialainnya dan negara-negara CIS," kata Kadyrov.(fq/rian)

 


cara mengganti icon web blog

Posted on January 15, 2010 at 12:00 PM Comments comments (0)

Sebagianbesar orang memang tidak puas dengan icon bawaan blogger yangberlambangkan hurup B, jika para sobat pembaca termasuk orang yangtidak puas dengan icon itu, ternyata para sobat pembaca berada ditempatyang tepat.

Tanpabanyak kata dan tanpa banyak bacot, kita mulai berxperimen(bener ngaktulisanya). Jika para sobat mau buat sendiri iconya, gini caranyapertama buatlah gambar yang kamu mau atau yang kamu suka denganberformatkan gif, jpg, ico, dll, dengan ukuran kurang lebih 24x42 pixel sampai 32x32 pixel.

Jikasudah selesai gambarnya sekarang sobat tinggal merubah format gambarnyamenjadi favico. Di dunia maya ada mesin pengompres gambar menjadifavico, nama webnya adalah Favico Generator, kunjungilah http://www.favicongenerator.comagar sobat bisa membuat favico. Lo udah di halaman web itu sobattinggal klik Browse, lalu pilih gambar yang tadi sobat buat di computersobat, kilik tombol Generate Favicon, tunggu perosesnya (sabar dulu yasobat) lo dah selesai tekan tombol Click Here to Download your favicon,dan simpanlah faviconya itu di computer sobat.

Sekaransobat harus masuk dulu di akun blogspot sobat, jika anda sudah masuk diakun anda pilih Tata Letak --> Edit HTML dan cari code berikut,

</head>

Jika sudah ketemu letakkan code di bawah ini di atas code yang di atas.

<link href= http://img264.imageshack.us/img264/7575/image16kn8.gif />

Catatan:

Hurup yang berwarna mera adalah alamat letak icon sobat, yand sobat upload.

Sobat bisa mengUpload file-file di Yahoo! Geocities, 4shared, photobucket dll.

Jikapara sobat tak mau repo membuat atau meng upload favico, mudah saja,sobat tinggal cari aja di google pencarian gambar, dengan katagoriicon, ketik dah disana gambar apa yang sobat cari.

Buatpara pembaca setia selamat mencoba, jika tips de ini berhasil kabarilahde ini dengan ber komentar di bawah postingan ini, terimakasih ataspara sobat yang mau membaca postingan saya ini yang masih kurangsempurya . jika ada salah tulis atau yang lainya de ucapkan maaf yangsebesar-besarnya. Salam pedia!!!

 

 


Fitnah Medis Modern

Posted on January 14, 2010 at 8:19 PM Comments comments (0)

Nabi Muhammad saw lebih mengkhawatirkan rangkaian fitnah sebelum munculnya fitnah Dajjal yangterjadi di tengah ummat Islam. Nabi sampai menyatakan bahwa barangsiapadapat menyelamatkan diri dari segenap rangkaian fitnah tersebut berartiia sangat potensial untuk dapat selamat dari fitnah yang paling dahsyatsepanjang zaman, yaitu fitnah Dajjal.

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

 فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ

وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ

مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ

Suatu ketika ihwal Dajjal dibicarakan dihadapan Rasulullah saw. Kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yangterjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah Dajjal, dan tiadaseseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnahDajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Dan tiada fitnahyang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecualidalam rangka menyongsong fitnah Dajjal.”(HR Ahmad V/389)

 

Sebelum Dajjal muncul untuk menebar fitnah dankekacauan ke seluruh dunia, maka dunia sudah sangat heboh denganhadirnya aneka fitnah di segenap lini kehidupan seolah menyambutkedatangan puncak fitnah, yaitu Dajjal. Nabi menjamin   tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Artinya,barangsiapa sebelum kedatangan Dajjal sudah cukup sensitif dan cukupcerdas untuk membentengi diri dan keluarganya dari berbagai fenomenakehidupan modern yang pada umumnya sudah mengalami kontaminasi nilai,maka sangat besar kemungkinan iapun bakal selamat dari  puncak fitnah,yaitu Dajjal. Dan tentu sebaliknya pun bakal terjadi, yaitu barangsiapayang terjebak oleh satu apalagi lebih rangkaian fitnah sebelumkeluarnya Dajjal, berarti ia telah menyebabkan diri dan keluarganyaterperangkap ke dalam puncak fitnah yaitu Dajjal.

 

Rangkaian fitnah sebelum munculnya Dajjal meliputisegenap aspek kehidupan manusia. Ia mencakup fitnah ideologi, politik,ekonomi, sosial, budaya, hiburan, informasi, medis, militer,pendidikan, hukum, pertahanan-keamanan.  Potensi seseorang terjebakkepada salah-satu fitnah sebelum Dajjal sangat menentukan seberapa jauh-pada gilirannya- ia bakal selamat atau  malah ikut terjerat ke dalamfitnah Dajjal. Jeratan rangkaian fitnah akan mengincar setiap orangsesuai kecenderungan dirinya. Ada yang terjerat oleh fitnah ideologi,ada yang terjerat oleh fitnah politik, ada yang terjerat oleh fitnahhiburan atau informasi.

 

Dalamkesempatan ini kami ingin mengangkat soal jeratan fitnah medis modern.Ahmad Thomson menulis dalam kitabnya Sistem Dajjal bahwa aspek medismodern termasuk salah satu pilar yang menopang beroperasinya SistemDajjal. Coba perhatikan cuplikan tulisan beliau di bawah ini:

”Selama lima puluh tahun terakhir, sistem rumahsakit kafir termasuk salah satu bagian yang penting dalam prosesprodusen-konsumen. Sistem ini didirikan untuk menjaga kesehatanmasyarakat agar selalu siap bekerja. Padahal justru akibat cara hidupmasyarakat yang wajib berpijak pada tata-cara proses produsen-konsumen,maka muncul berbagai penyakit. Sistem kafir, yaitu sistem Dajjal,menciptakan penyakit-penyakitnya sendiri, dengan demikian menciptakankerja bagi mereka yang bekerja di sistem rumah sakit.

Sistem rumah sakit dijalankan bak sebuahbisnis. Semua orang diupah untuk pekerjaannya. Banyak sekali orang yangmenggantungkan kelangsungan hidupnya pada sakitnya orang lain – dandengan cara hidup yang mau tak mau muncul dan berkembang akibatcara kerja negara produsen-konsumen modern, maka terjaminlah pasokanorang sakit dalam jumlah yang sangat besar, cukup untuk menyibukkan danmelestarikan bisnis sistem rumah sakit, sekaligus menjamin adanyapekerjaan yang langgeng dan menguntungkan bagi begitu banyak bisnisterkait lainnya, yang memasok peralatan dan obat-obatan ke rumahsakit-rumah sakit dan dokter-dokter.”

 

Jadi, sistem medis modern pada hakikatnya berdiridi atas fondasi faham materialisme. Ia merupakan sebuah bisnis yangberoperasi dengan proses produsen-konsumen. Sistem medis modernsejatinya tidak bermaksud untuk benar-benar menyembuhkan masyarakatdari berbagai penyakit yang mereka derita. Ia mengandalkan obat-obatankimiawi yang sesungguhnya dibuat dari zat-zat toxic (racun)yang malah menimbulkan berbagai problem baru bila dikonsumsi pasien.Perhatikan lebih lanjut tulisan Ahmad Thomson berikut ini:

”Sebagaimana sistem pabrik dan sistem pendidikan kafir, sistem medis kafir dijalankan bak sebuahbisnis. Sistem medis kafir tak begitu peduli pada penyembuhan dan apayang bermanfaat atau tidak. Bahkan merupakan sebuah bisnis besar bagi perusahaan-perusahaan farmasiyang memasok obat-obatan dan peralatannya, seraya memeliharaberibu-ribu pekerja yang dikaryakan untuk menambal para pasien, agarmereka pun bisa dikaryakan. Kini, kita lebih sering mendengarmahasiswa kedokteran berbicara mengenai gaji-gaji besar yang merekacita-citakan – apabila telah lulus ujian dan mendapat secarik kertas –dibanding dengan berbicara mengenai cita-cita mereka untuk menyembuhkanbanyak manusia, atau berbicara mengenai bagaimana cara mencapaipenyembuhan tersebut.”

 

Padahal jelas Nabi Muhammad bersabda bahwa bagisetiap penyakit ada penawarnya, kecuali penyakit usia lanjut. Dan Nabimelarang untuk berobat dengan zat yang diharamkan Allah.

 

”Mereka (para sahabat) bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kamiberobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. SesungguhnyaAllah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecualisatu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)". (HR. Ashabussunnah)

 

Rasulullah bersabda: ”Allah tidak menjadikan penyembuhanmu dengan apa yang diharamkan atas kamu.” (HR. Al-Baihaqi)

 

Oleh karena itu kita sangat heran melihat bagaimana para doktermedis modern begitu royal menulis resep berupa antibiotik kelas beratbagi para pasiennya. Namun bilamana anak atau keluarganya sendiri yangsakit sang dokter sedapat mungkin menghindari memberikan antibiotikkepada mereka. Sebab sesungguhnya ia sangat mengerti betapaberbahayanya zat-zat yang terkandung di dalam antibiotik tadi. SehinggaAhmad Thomson selanjutnya menulis:

”Nabi Muhammad pernah menerima kirimanabat-obatan mahal dari Mesir. Beliau mengembalikannya beserta sebuahpesan yang menyatakan bahwa cara hidup beliau adalah obat danpengobatan yang terbaik. Begitu sempurnanya keseimbangan hidup beliau,sehingga beliau hanya pernah menderita sakit ketika ada yang berusahameracuni makanan beliau atau berusaha menyihir beliau. Nabi Muhammadsaw bersabda bahwa bila hati baik maka seluruh tubuh akan baik, danbila hati rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh.”

 

Di samping itu kita juga tahu bahwa bentukpengobatan cara Nabi ialah mengkonsumsi zat-zat natural dari berbagaijenis tumbuh-tumbuhan (herbal) seperti habbatus-sauda (jintan hitam) atau aneka madu serta hijamah (berbekam). Sangat kontras dengan medis modern yang mengandalkan obat-obatan kimiawi yang banyak mengandung side-effects yang sangat berpotensi merusak ginjal, lever dan pada akhirnya jantung. 

 

Mindset umat manusia sangat diarahkan untuk bergantung kepada sistem medis modern. Sedikit-sedikitpergi ke dokter manakala sakit. Sedikit-sedikit minum obat analgesikbegitu pusing atau demam. Pada saat yang bersamaan para pekerja medismodern itu telah di-brain-wash untuk memandang sebelah mata akan Thibbun-Nabawy(sistem pengobatan ala Rasulullah). Para dokter ditanamkan kecurigaandan kesangsian mereka akan praktek berbekam ala Nabi, misalnya.Kalaulah yang ragu dan sangsi dari kalangan dokter non-muslim kitamasih bisa maklumi. Tapi yang jadi masalah disini ialah keraguan yangmuncul dari para dokter muslim bahkan sering hadir di pengajian...!Sungguh dahsyat rangkaian fitnah yang merebak sebelum datangnya puncakfitnah, yakni Dajjal.

 

Ya Allah kami berlindung kepadaMu darirangkaian fitnah yang merebak sebelum datangnya puncak fitnah, yaituDajjal. Ya Allah tunjuki kami jalan-jalan keluar dari setiap fitnahyang datang menggoda hidup kami. Amin ya Rabb.

 


Menghadang Pluralisme

Posted on January 14, 2010 at 7:35 PM Comments comments (1)

Oleh : Ali Mustofa Akbar, Staf Humas HTI Soloraya


Akhir-akhir ini, bersamaan dengan wafatnya Gusdur sang “BapakPluralisme”, para penganut paham pluralis benar-benar memanfaatkanyauntuk menyebarkan ide-ide batilnya. Berbagai media cetak maupunelektronik begitu jor-joran menyajikannya ke tengah-tengah masyarakat.Sebuah paham yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat melebihiancaman bom.

Paham pluralisme adalah paham yang sanagat berbahaya bagi umatbertentangan dengan aqidah dan syariah Islam. Inti dari ajaranpluralisme adalah mengajarkan bahwa semua agama sama.

Bila merujuk dengan fatwa MUI pada tahun 2005, yang dimaksud denganpluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agamaadalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatife; olehkarena itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanyaagamanya saja yang benar sedangkan agama lain salah. Pluralisme agamajuga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidupberdampingan di surga. (Fatwa MUI Thn. 2005).

Padahal jelas Allah SWT menyatakan bahwa agama yang diridhoi-Nyahanyalah Islam. Allah SWT berfirman:Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam”. (QS.Ali Imran: 19).

Jika di telisik, Proses sipilis (Sekulerisme, Pluralisme danLiberalisme) di Indonesia sendiri sebenarnya muncul dengan tidaktiba-tiba, pada tahun 1970an, Nur cholis masjid tampil ke permukaanbagai pahlawan kesiangan dengan semboyan yang lumayan terkenal yakni“Islam yes, partai Islam No”. Pernah ia mengatakan bahwa fundamentalisagama lebih berbahaya dari narkoba.

Dibelakang cak Nur berjajar nama-nama seperti Mukti Ali (menteriagama), Munawir Sadzali, Harun Nasutioan (rector IAIN syarifhidayatullah waktu itu). Para pelajar dari Indonesia dikirim ke Baratkemudian di cuci otaknya, setelah pulang membawa oleh-oleh buahpemikiran asing (sipilis) (Suara Islam, 21/12/07)

Pada dekade ini, proyek sipilis disokong oleh lembaga-lembagainternasional semacam The Asia Foundatioan,Australia Aid, USAid,Yayasan Tifa, dan lembaga lainya. Mereka mengucurkan dana sampai jutaanDolar AS guna memuluskan proyek liberalisasi ini ( Suara Islam,21/12/2007).

Bahkan salah seorang tokoh sipilis Ulil Abshar Abdhala pernahmengatakan kepada hidayatullah.com bahwa beberapa ormas Islam jugaketiban gemerincing dolar dari lembaga Internasional The AsiaFoundation untuk melancarkan program liberalisasi ini. “Selain kami adajuga ormas Islam yang menerima dana dari TAF program Islam and CivilSociety. Mereka itu adalah Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, UIN SyarifHidayatullah Jakarta, IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UniversitasMuhammadiyah Solo, dan Departemen Agama. Dana yang diterima JIL jauhlebih kecil daripada mereka”. Ungkap ulil. (Hidayatullah.com, Desember2004).

Menurut Dr. Adian Husaini,ada tiga progam pokok liberalisasi yang diusung oleh mereka, yakni Liberalisasi dalam aqidah Islam (Pluralismeagama), liberalisasi konsep wahyu (menggugat otentisitas mushafutsmani) dan Liberalisasi syariah dan akhlak.(Liberalisasi Islam diIndonesia, 2006).

Untuk itu kita tidak boleh membiarkan hal ini begitu saja. Perangpemikiran harus selalu digalakkan semampunya.Tentu kita tidak relamereka melakukan inviltrasi ke ormas-ormas Islam seperti NU,Muhammdiyah dan ormas lainya.

Sikap tidak terus terang dan cenderung menyembunyikan kebenaranhanya akan memperkeruh keadaan dan mengaburkan yang haq. Sebagaicontoh, Sikap mendukung penyematan gelar pahlawan kepada tokohPluralisme seperti yang dilakukan oleh beberapa parpol Islam seharusnyatidak perlu terjadi. Karena hal ini akan menimbulkan asumsi dimasyarakat bahwa orang yang menyebarkan ide pluralisme itu berhakmendapatkan apresiasi positif. Implikasinya masyarakat bisa jadi akanmeneladani sikap dan pola pikir tokoh tersebut.

Sikap yang seharusnya diambil adalah mengcounter pemikiran batilyang di opinikan ke tengah-tengah masyarakat ini melalui dakwah secaramasif, menjelaskan kebatilan ide pluralisme ke tengah-tengah umat.Tidak ada kompromi dan bersikap tegas menentang terhadap pemikiran yangmembahayakan aqidah umat ini.

Demikian seharusnya sikap kaum muslim, yaitu menyampaikan dakwahsecara terang-terangan, menentang segala adat, kebiasaan, ide-ide sesatdan persepsi yang salah, bahkan akan menentang opini umum masyarakatkalau memang keliru.

Menjadi sebuah keniscayaan bahwa bentrok antara yang haq denganbathil akan selalu ada ditengah-tengah kehidupan. Namun yakin, yangbathil pasti lenyap. Allah SWT telah menegaskan:

“Katakanlah : Telah datang yang haq (kebenaran) dan telah lenyapyang batil atau yang palsu. Sesungguhnya yang batil itu pasti lenyap.(Al Israa' 81).

Karena itu, siapapun yang di dalam hatinya tertancap kalimat “Lailaha ilallah Muhammad Rasulullah” harus mengingkari paham Pluralismeini. Wallau a‘lam bi ash-ash-shawab.

 


Ikhlash Dalam Berdakwah

Posted on January 12, 2010 at 6:41 PM Comments comments (0)

Makna Ikhlash

Ikhlash (الإخلاص) adalah persoalan paling penting dalam amal danibadah seorang hamba kepada Allah SWT. Ikhlash, seperti yangdikemukakan oleh Syaikh Yusuf al-Qaradhawy hafizhahullah adalah

 

عمل من أعمال القلوب، بل هو في مقدمة الأعمال القلبية، لأن قبول الأعمال لا يتم إلا به

 

“Sebuah amal dari amal-amal hati, tetapi ikhlash merupakan amalhati yang pertama-tama, karena sesungguhnya diterimanya amal-amal itutidak akan sempurna kecuali dengan ikhlash.”

Beliau juga menyebutkan hubungan antara ikhlash dengan tauhid, yaitu

 

ثمرة من ثمرات "التوحيد" الكامل لله تبارك وتعالى، الذي هو إفراد الله عز وجل بالعبادة والاستعانة

 

“Buah dari buah-buah tauhid yang sempurna karena Allah Tabaraka waTa’ala yaitu dengan menyendirikan Allah Azza wa Jalla dengan ibadah danmemohon pertolongan.”

Ikhlash juga bermakna pemurnian, yaitu membebaskan diri dari segalapenyembahan kepada selain Allah, seperti harta, wanita, kedudukan.Allah SWT berfirman

قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, hanyalah untuk Allah, Tuhan Semesta Alam.” (Al An’am 162)

Banyak pula definisi ikhlash yang dikemukakan para ulama, namun pada hakikatnya semuanya sama. Beberapa definisi ikhlash adalah

menjadikan tujuan hanyalah untuk Allah tatkala beribadahmembersihkan amalan dari komentar manusiakesamaan antara amalan yang nampak dengan yang ada di batin (Hudzaifah al-Mar’asyi)melupakan pandangan manusia dengan selalu memandang kepada Allah (Abu ‘Utsman)Sementara itu Imam Syahid Hasan al-Banna rahimahullahu memberikan definisi tentang ikhlash yaitu

أن يقصد الأخ المسلم بقوله وعمله وجهاده كله وجهالله , وابتغاء مرضاته وحسن مثوبته من غير نظر إلى مغنم أو مظهر أو جاه أولقب أو تقدم أو تأخر , وبذلك يكون جندي فكرة وعقيدة , لا جندي غرض و منفعة

“Yaitu setiap al-akh muslim meniatkan dengan perkataannya,perbuatannya dan jihadnya seluruhnya hanya untuk Wajah Allah, mengharapkeridhaanNya dan kebaikan ganjaranNya, tanpa melihat kepada harta ataukemasyhuran atau kedudukan atau pangkat atau kemajuan atau kemunduran.Dan dengan demikian ia pejuang fikrah dan aqidah, bukan pejuangkepentingan dan kemanfaatan.”

Urgensi Ikhlash

Ada sebuah hadits shahih mutawatir masyhur yang berkaitan dengan masalah ikhlash dalam niat ini. Rasulullah SAW bersabda

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَاللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِوَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَىاللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْكَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَافَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْه (متفق عليه

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khaththab radhiyallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantungniatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apayang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkankeridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allahdan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yangdikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya(akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. (HR Bukhari-Muslim).

Begitu pentingnya masalah ikhlash ini, sampai-sampai Imam Nawawirahimahullah meletakkan hadits di atas pada hadits pertama dalam kitabbeliau Al-Arba’in An-Nawawiyyah dan Riyadhush Shalihin. Demikian pulaSyaikh Fuad Abdul Baqi menempatkannya sebagai hadits di bagian awaldalam kitab beliau Al-Lu’lu’ wal-Marjan, yang merupakan kompilasihadits yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Muslim. Imam Asy-Syafi'iberkata, "Hadits ini adalah sepertiga ilmu".

Hadits ini berkaitan dengan sahabat Nabi SAW yang ikut berhijrahdari Makkah ke Madinah dengan niat untuk menikahi shahabiyah Ummu Qais,sehingga terkenal istilah Muhajir Ummu Qais. Dari hadits ini RasulullahSAW menekankan akan pentingnya kemurnian niat dan keikhlasan. Lafazhinnama (ﺎﳕﺇ) pada hadits di atas berfungsi untuk membatasi (hashr).Dengan kata lain, hasil dari suatu perbuatan sangat bergantung padaniat, orientasi dan tujuannya.

Dalam hadits di atas, Rasulullah SAW menekankan pentingnya kelurusanniat dalam berhijrah. Dalam amal Islami, hijrah merupakan salah satuamal yang sangat besar. Dalam sejumlah ayat seperti pada Surat Al Anfal72-75, Allah SWT menggabungkan hijrah dengan iman dan jihad. Hijrahhakikatnya merupakan upaya untuk meninggalkan segala yang dilarangAllah SWT. Hijrah merupakan peralihan perjuangan Islam di masaRasulullah SAW dari fase bina’ul iman wal aqidah, taqwiyyah ash-shabrdan ta’sisu qa’idah Islamiyah menjadi fase iqamatu ad-daulah, jihad danintisyaru ad-da’wah fil ardh. Namun demikian hijrah yang diniati karenamotivasi duniawi seperti memperoleh harta dan wanita, tidak akanbernilai lebih dari motivasi tersebut.

Dalam hadits yang lain, Rasulullah SAW bersabda

إن الله لا يقبل من العمل إلا ما كان خالصا، وابتغى به وجهه (رواه النسائي بإسناد جيد

“Sesungguhnya Allah SWT tidak menerima suatu amal kecuali dengan ikhlash dan dengannya mengharap wajah-Nya.” (HR Nasai dengan sanad yang bagus)

Hadits di atas sekali lagi menegaskan urgensi keikhlasan dalamberamal. Huruf لا danإلا menunjukkan nafi (pengecualian) dan itsbat(pengokohan) seperti dalam kalimat tauhid الله إلا لاإله

Sebuah atsar yang masyhur dari Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullahumenegaskan akan pentingnya dua syarat diterimanya amal, yaitu ikhlashdan shawab (sesuai dengan sunnah). Beliau berkata

إن العمل إذا كان خالصا ولم يكن صوابا لم يقبل،وإذا كان صوابا ولم يكن خالصا لم يقبل، حتى يكون خالصا وصوابا، والخالص:أن يكون لله، والصواب: أن يكون على السنة

“Sesungguhnya amal itu apabila ikhlash tetapi tidak shawab makatidak akan diterima. Dan jika shawab tetapi tidak ikhlash maka jugatidak akan diterima, hingga terdapat ikhlash dan shawab. Dan ikhlashitu adalah karena Allah dan shawab itu sesuai dengan sunnah.”

Setelah itu, Fudhail bin ‘Iyadh membaca ayat

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلا صَالِحًا وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

“Maka barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya makahendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah iamempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (Al Kahfi 110).

Riya’ dan Sum’ah

Penyimpangan amal terjadi ketika niat tidak lagi ikhlash. Keinginanuntuk dilihat orang lain atau pamer amal dinamakan dengan riya’.Sedangkan rasa ingin didengar orang lain disebut sebagai sum’ah. Baikriya’ maupun sum’ah adalah dua penyakit yang sangat berbahaya. Riya’bahkan dikatakan sebagai asy-syirk al-ashghar (syirik kecil), sebabpahala amal yang disertai riya’ akan musnah. Rasulullah SAW bersabda

إن أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر" قالوا: وما الشرك الأصغر يا رسول الله؟ قال: الرياء

(رواه أحمد بإسناد جيد، وابن أبي الدنيا)

“Sesungguhnya yang paling takutkan atas kalian adalah syirikkecil. Para sahabat bertanya, apakah syirik kecil itu wahai Rasulallah?Rasulullah menjawab: Riya’.” (Diriwatkan oleh Ahmad dengan sanad jayyid dan Ibnu Abi Dunya)

Bahkan pelaku riya’ diancam dengan azab besar di neraka.Na’udzubillahi min dzalik. Sebuah hadits shahih berikut ini sangatpenting untuk menjadi renungan kita bersama.

عن أبي هريرة قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول

إن أول الناس يقضى يوم القيامة عليه: رجل استشهد، فأتى به، فعرفه نعمتهفعرفها، قال: فما عملت فيها؟ قال: قاتلت فيك حتى استشهدت. قال: كذبت،ولكنك قاتلت لأن يقال: هو جرئ، فقد قيل، ثم أمر به فسحب على وجهه حتى ألقيفي النار، ورجل تعلم العلم وعلمه، وقرأ القرآن، فأتى به، فعرفه نعمهفعرفها، قال: فما عملت فيها؟ قال: تعلمت العلم وعلمته، وقرأت فيك القرآن.قال: كذبت، ولكنك تعلمت ليقال: عالم، وقرأت القرآن ليقال هو قارئ، فقدقيل، ثم أمر به فسحب على وجهه حتى ألقي في النار، ورجل وسع الله عليهوأعطاه من أصناف المال، فأتى به، فعرفه نعمه فعرفها، قال: فما علمت فيها؟قال: ما تركت من سبيل تحب أن ينفق فيها إلا أنفقت فيها لك، قال: كذبت،ولكنك فعلت ليقال: هو جواد، فقد قيل، ثم أمر به فسحب على وجهه حتى ألقي فيالنار

(رواه مسلم والنسائي، ورواه الترمذي وحسنه، وابن حبان في صحيحه)

Dari Abu Hurairah yang berkata, saya mendengar Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya orang yangpertama kali diadili pada hari kiamat adalah seseorang yang mati syahiddi jalan Allah. Dia didatangkan kemudian ditampakkan kepadanyanikmat-nikmat yang diberikan kepadanya maka dia pun mengakuinya. Allahbertanya, “Apa yang kamu lakukan dengannya?” Dia menjawab, “Akuberperang untuk-Mu sampai aku mati syahid.” Allah berfirman, “Engkaudusta, sebenarnya engkau berperang karena ingin disebut sebagaipemberani. Dan itu sudah kau dapatkan.” Kemudian Allah memerintahkanmalaikat untuk menyeretnya tertelungkup di atas wajahnya hinggadilemparkan ke dalam neraka.

Kemudian seorang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya dan jugamembaca Al Quran. Dia didatangkan kemudian ditunjukkan kepadanyanikmat-nikmat yang sudah didapatkannya dan dia pun mengakuinya. Allahbertanya, “Apakah yang sudah kau perbuat dengannya ?” Maka diamenjawab, “Aku menuntut ilmu, mengajarkannya dan membaca Al Qurankarena-Mu.” Allah berfirman, ”Engkau dusta, sebenarnya engkau menuntutilmu supaya disebut orang alim. Engkau membaca Quran supaya disebutsebagai Qari’.” Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk menyeretnyatertelungkup di atas wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka

Kemudian ada seseorang yang telah mendapatkan anugerah kelapanganharta. Dia didatangkan dan ditunjukkan kepadanya nikmat-nikmat yangdiperolehnya. Maka dia pun mengakuinya. Allah bertanya, “Apakah yangsudah kamu perbuat dengannya?” Dia menjawab, “Tidaklah aku tinggalkansuatu kesempatan untuk menginfakkan harta di jalan-Mu kecuali aku telahinfakkan hartaku untuk-Mu.” Allah berfirman, “Engkau dusta, sebenarnyaengkau lakukan itu demi mendapatkan julukan orang yang dermawan, danengkau sudah memperolehnya.” Kemudian Allah memerintahkan malaikatuntuk menyeretnya tertelungkup di atas wajahnya hingga dilemparkan kedalam neraka.”

(Diriwayatkan oleh Muslim dan Nasai, dan diriwayatkan oleh Tirmidzi dania menghasankannya, dan diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam shahihnya)

Kurang apalagi kebaikan orang yang berjihad, mempelajari danmengajarkan ilmu, membaca Al Quran dan suka berinfaq. Namun kebaikanitu musnah di sisi Allah SWT manakala orientasi amal tersebut karenamengharap pujian manusia, bukan pujian Allah SWT.

Dengan demikian, penting sekali buat kita untuk selalu menata dan memperhatikan niat setiap melakukan amal kebajikan.

إنما يبعث الناس على نياتهم (رواه ابن ماجه بإسناد حسن

“Sesungguhnya manusia bangkit (pada hari akhir) atas niat-niat mereka (HR Ibnu Majah dengan sanad hasan)

Ikhlash dalam berdakwah

Bagi aktivis da’wah, kelurusan niat dalam berda’wah menjadi suatukemestian. Ada kalanya seseorang berda’wah dan berjihad, tetapi denganmotivasi yang rendah seperti agar dilihat keberaniannya oleh oranglain, agar dianggap eksis serta motivasi memamerkan amal dakwah danjihadnya. Rasulullah SAW ditanya mengenai masalah ini dan beliaumenjawab.

مَنْ قاتَلَ لِتَكُون كلِمةُ اللَّهِ هِي الْعُلْيَا فهُوَ في سَبِيلِ اللَّهِ ( مُتَّفَقٌ عليه)

Hadits di atas menunjukkan definisi yang sejati tentang jihad dijalan Allah SWT, yaitu segala daya upaya untuk meninggikan kalimatAllah. Karena itu, segala aktivitas yang dilabeli jihad namun tidakmemiliki orientasi murni untuk menegakkan kalimat Allah SWT, tidaklahdinamakan jihad fi sabilillah.

Bagi aktivis da’wah khususnya, ada sejumlah rambu-rambu yangselayaknya diperhatikan agar niat lurus dalam da’wahnya selalu terjaga.

Menjauhi kemasyhuran

Berbagai akhlaq salafush shalih mengajarkan bahwa mereka sangattakut dengan puji-pujian, kemasyhuran dan popularitas. Bagi mereka,cukuplah Allah SWT sebagai Dzat yang memuji. Mereka berpandangan,pujian dari manusia dapat melengahkan dan melenakan diri sehingga amalperbuatan tidak lagi ikhlash karena Allah.

Ibn Muhairiz berkata kepada orang yang meminta nasihat kepadanya,“Jika bisa, hendaklah engkau mengenal tetapi tidak dikenal, berjalanlahsendiri dan jangan mau diikuti, bertanyalah dan jangan ditanya.Lakukanlah hal ini.”

Bisyr al-Hafi berkata, “Saya tidak mengenal orang yang sukakemasyhuran melainkan agama menjadi sirna dan dia menjadi hina. Tidakakan merasakan manisnya kehidupan akhirat, orang yang suka terkenal ditengah manusia”.

Fudhail bin Iyadh berkata, ”Jika engkau sanggup untuk tidak dikenal,maka lakukanlah. Apa sukarnya engkau tidak dikenal? Apa sukarnya engkautidak disanjung-sanjung? Tidak mengapa engkau tercela di hadapanmanusia selagi engkau terpuji di sisi Allah.”

Imam Ahmad berkata: “Aku ingin tinggal di jalan-jalan di sela-selagunung-gunung yang ada di Mekah hingga aku tidak dikenal. Aku ditimpamusibah ketenaran

Bagi aktivis da’wah, popularitas dan pujian dari manusia dapatmerubah orientasi da’wah seseorang. Dari da’wah karena Allah, menjadida’wah untuk mencari popularitas. Dari da’wah untuk mendapatkan pujianAllah, menjadi da’wah untuk mendapatkan pujian manusia.

Sebenarnya, popularitas dan kemasyhuran itu tidaklah jelek. ParaNabi, Khulafa ar-Rasyidin dan para Imam adalah orang yang dikenalmanusia. Ungkapan salafush shalih tersebut bukanlah ajakan untukber’uzlah. Tetapi yang tercela adalah mencari kemasyhuran dankedudukan, serta sangat bercita-cita untuk mendapatkannya.

Beramal secara diam-diam

Amal yang dilakukan diam-diam berpeluang lebih selamat dari riya’ dibandingkan dengan amal secara terbuka. Allah SWT berfirman

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِنْتُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَيُكَفِّرُعَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Jika kalian menampakkan sedekah kalian maka itu adalah baiksekali. Dan jika kalian menyembunyikannya dan kalian berikan kepadaorang-orang fakir maka menyembunyikanya itu lebih baik bagi kalian. DanAllah akan menghapuskan dari kalian sebagian kesalahan-kesalahankalian, dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan” (QS. Al-Baqoroh: 271).

Para ulama menjelaskan tentang keutamaan menyembunyikan amalkebajikan (karena hal ini lebih menjauhkan dari riya) itu hanya khususbagi amalan-amalan mustahab bukan amalan-amalan yang wajib. Sedekahyang wajib secara terang-terangan lebih afdhol daripada secaratersembunyi. Adapun sedekah yang mustahab maka sebaliknya.” Sebagianmereka juga mengecualikan orang-orang yang merupakan teladan bagimasyarakat, maka justru lebih afdhol bagi mereka untuk beramalterang-terangan agar bisa diikuti dengan syarat mereka aman dari riya’,dan hal ini tidaklah mungkin kecuali jika iman dan keyakinan merekayang kuat.

Secara khusus ada keuntungan bagi orang-orang yang “hidden”. Dalam hadits Mu’adz, Rasulullah SAW bersabda

إن الله يحب الأبرار الأتقياء الأخفياء، الذين إنغابوا لم يفتقدوا، وإن حضروا لم يعرفوا، قلوبهم مصابيح الهدى، يخرجون منكل غبراء مظلمة

“Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuatkebaikan, bertaqwa dan yang menyembunyikan amalnya. Yaitu orang-orangyang jika tidak hadir mereka tidak dicari, dan jika hadir mereka tidakdikenal. Hati mereka adalah pelita petunjuk. Mereka keluar dari setiaptempat yang gelap.”

Selalu sabar dalam berda’wah

Allah SWT memberikan ilustrasi berupa kisah Nabi Nuh AS yang begitusabar berda’wah selama 950 tahun (Al Ankabut 14). Nabi Nuh selaluberda’wah siang dan malam tanpa kenal lelah (Nuh 5). Beliau jugamenggunakan berbagai metode, baik sembunyi-sembunyi maupunterang-terangan (Nuh 8-9). Bahkan keluarganyapun juga tidak menyambutajaran beliau. Kesabaran beliau ditunjukkan ketika mendapatkan wahyuAllah SWT untuk membuat kapal (Al Mu’minuun 27-28) dimana orang-orangkafir mengejek Nabi Nuh dan para pengikut beliau (Hud 11).

Kesabaran dalam berda’wah berbanding lurus dengan keikhlasan.Orang-orang yang ikhlash selalu bersabar dalam menghadapi ujian dalamda’wah. Namun, terkadang ada orang-orang yang ingin segera cepat-cepatmenikmati hasil da’wahnya. Perilaku yang disebut isti’jal, dilakukanoleh orang-orang yang mengubah tujuan da’wahnya, dari da’wah murnikepada Allah SWT menjadi da’wah yang berorientasi kepada hasil. Ketikasahabat Khubaib bin al-Arat menanyakan kapan datangnya pertolonganAllah, Rasulullah SAW menjawabnya dengan ilustrasi kisah orang padazaman terdahulu yang tetap bersabar walaupun harus menerima ujiandisisir dari sisir besi. Di akhir, Rasulullah mengatakan (ولكِنَّكُمْتَسْتَعْجِلُونَ) “Akan tetapi kalian tergesa-gesa.” (HR Bukhari)

Berbuat yang ikhlash dan wajar ketika memimpin

Orang yang ikhlash karena Allah akan berbuat yang wajar, baik ketikamemimpin di depan sebagai qiyadah maupun ketika berada di belakangsebagai jundiyah. Tidak ada perubahan dalam orientasi amalnya maupunsikap dan perbuatannya, baik ketika dikenal orang banyak, maupun ketikatidak dikenal. Dalam hal ini, sikap Khalid bin Walid radhiyallahu ‘anhudapat menjadi teladan, ketika beliau tetap ikhlash berjuang meskipundiberhentikan dari panglima perang oleh khalifah Umar bin Khaththabradhiyallahu ‘anhu.

Syaikh Yusuf Qaradhawy memberikan taushiyah mengenai (الفرح بكلكفاية تبرز ) dalam hubungannya dengan persoalan jama’ah. Beliaumenyatakan, qiyadah yang ikhlash akan senang jika banyak orang-orangbaik yang bergabung dengan jama’ah. Dia tidak akan terganggu ataudengki atau gelisah karena kehadirannya. Bahkan qiyadah yang ikhlashmelihat, jika ada orang lain yang lebih baik dari dirinya dalam halmemikul tanggung jawab, ia dengan senang hati untuk mundur danmemberikan tanggung jawab kepada orang lain.

Beliau mengkritik orang-orang yang diberikan amanah namun selaluberusaha mempertahankan jabatannya, tidak mau mundur dan suka menekanorang lain. Padahal seiring dengan perjalanan waktu, keadaan akanberubah dan orang yang kuat akan menjadi lemah. Ada ungkapan (لكل زمانرجاله) , setiap zaman ada rijalnya. Beliau mengkritik pemimpin yangyang mati-matian mempertahankan kedudukannya dengan anggapan dialahyang paling mampu mengendalikan perahunya.

Syaikh Yusuf Qaradhawy juga menyatakan, aktivis dakwah tidak bolehmenutup mata dan telinga ketika mendapatkan kritik dari orang lain.Beliau bahkan memperingatkan bahaya sebuah jamaah yang disusupi dariluar, kepincangan dalam berfikir dan beramal, tidak ada inovasi danpembaharuan, sebagai akibat kerakusan satu atau dua orang yang terlibatdi dalamnya.

Menghindari ujub.

Ujub (i'jab bin nafsi) adalah penyakit membanggakan diri sendiri,dengan tidak merendahkan orang lain. Walaupun tidak merendahkan oranglain, penyakit ini cukup berbahaya, karena berpotensi menuju ghurur.Ghurur adalah penyakit membanggakan diri sendiri disertai denganmerendahkan orang lain. Karena itu ghurur dikatakan sebagai syiddatuli'jab. Di atas ghurur adalah penyakit takabbur alias sombong. Takabburdikatakan syiddatu syiddatil i'jab. Jadi pada akhirnya, ujub berbahayakarena menuju kepada takabbur. Dr. Sayyid Muhammad Nuh dalam bukunyaAafatun ‘ala ath-thariq menjelaskan tentang bahaya penyakit ujub,ghurur dan takabbur.

Perang Hunain memberikan pelajaran besar akan bahaya penyakit ujub,ketika kaum muslimin merasa yakin akan mendapatkan kemenangan karenamembanggakan jumlah yang besar. Allah SWT berfirman

 

لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ وَيَوْمَ حُنَيْنٍإِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًاوَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الأرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْمُدْبِرِينَ

“Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) dimedan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitudiwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah (mu), maka jumlahyang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumiyang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakangdengan bercerai-berai.” (At-Taubah 25)

Lafazh (أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ) menunjukkan bahwa kaum musliminberbangga dengan jumlah yang besar, pada akibatnya mereka bercera-berai.

Penyakit ujub juga dapat muncul ketika seseorang atau sebuah jama’ahmerasa dirinya lebih baik atau lebih suci daripada orang atau jama’ahlain. Padahal Allah SWT berfirman

فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى

“…Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (an-Najm 32)

Selayaknya, aktivis da’wah seperti halnya orang-orang yangmemakmurkan masjid adalah orang-orang yang gemar membersihkan diri (atTaubah 108). Sebab aktivis da’wah bukanlah orang yang bersih dari dosa.Taubat dan muhasabah adalah alat untuk mengevaluasi diri dan jamaah,sejauh mana kelurusan niat dan langkah dakwahnya.

Wallahu a’lam bish shawab.

 


Media Iran Tuding Israel-AS Dalang Pengeboman

Posted on January 12, 2010 at 6:17 PM Comments comments (0)

12/01/2010 22:46 Liputan6.com, Teheran: MediaIran menuduh Israel dan Amerika Serikat di belakang aksi pengeboman disekitar Kota Qeytariyeh, Teheran Utara, yang menewaskan ilmuwan nuklirMassoud Ali Mohammadi. Demikian seperti diwartakan BBC, Selasa (12/1).

 

Bom diletakkan di sepeda motor yang parkir di depan rumah Mohammadi. Dilokasi kejadian ditemukan pula sistem serta peralatan bom yang biasadigunakan agen intelijen asing, khususnya Dinas Rahasia Israel, Mossad.Hal ini dikatakan pejabat Kepolisian Iran kepada televisi Iran.

 

Dalam laporan awal, televisi Iran, Irib, menyebutkan Profesor Mohammadidibunuh pagi ini dalam aksi teroris antirevolusi dan negara adidayayang arogan, sebutan negara Barat di Iran [baca: Profesor Nuklir Iran Tewas Dibom].

 

Hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab danbeberapa spekulasi bermunculan mengenai dugaan motif pengeboman.(ANS)

 


Pagar Perlindungan Israel Memblokade Palestina

Posted on January 12, 2010 at 4:06 AM Comments comments (0)

 

Pemerintah penjajah Zionis Israel dalam sidang istimewa hari Ahadmalam (10/1) menyetujui rencana pembangunan tembok elektronik yangdilengkapi teknologi modern di perbatasan Mesir dengan entitas Zionisdi selatan. Secara tidak langsung tembok elektronik ini terhubungdengan "tembok baja" yang dibangun Mesir di sepanjang perbatasan denganJalur Gaza (lihat gambar: http://www..islamonline.net/Arabic/Multimedia/Library/politics/2010/01/01.shtml), sebagai langkah untuk memperketat blokade Zionis Israel yang dikenakan pada Jalur Gaza sejak empat tahun lalu.Proyek pembangunan tembok ini diperkirakan menelan biaya sekitar $270 juta. Dijadwalkan pembangunan akan selesai dalam waktu dua tahun.Tembok ini akan di bangun sepanjang 266 kilometer, termasuk di dalamnyapemasangan peralatan modern untuk pengawasan secara terus-menerus danpermenen guna mendeteksi gerakan di sepanjang perbatasan.

Israel mengklaim tujuan dari pembangunan tembok ini adalah untuk mencegah penyusupan imigran gelap.

Kebijakan pembangunan tembok ini merupakan satu dari beberapastrategi kotor Zionis untuk mengisolasi warga Palestina. Di mana ZionisIsrael sampai detik ini masih terus melanjutkan pembangunan tembokpemisah “rasial” di Tepi Barat dan sekitar yang telah menimbulkankontroversi. Pembangunan tembok ini menghadapi badai kemarahaninternasional karena rasisme yang dianut oleh negara penjajah terhadapwarga Palestina, dan tembok ini dibangun dengan dan untuk merampastanah warga Palestina.

Israel memberikan alasan pembangunan tembok ini bertujuan untukmenghentikan penyusupan mereka yang disebutnya “para teroris” kewilayah pendudukan Israel . Sampai saat ini Israel telah merampungkanseparuh dari tembok yang sedianya akan dibangun sepanjang 670kilometer, yang mengelilingi Tepi Barat dan wilayah al Quds.

Di sebelah utara, di wilayah perbatasan dengan Libanon dan Suriah ,Israel juga telah membangun pagar kawat berduri dan pagar elektronik.Sementara untuk memisahkan wilayah Palestina lainnya dengan Jalur Gaza, Israel telah membangun tembok beton. Praktis, hanya di wilayahperbatasan dengan Yordania saja Israel belum membangun pagarperlindungan.

Tembok Baja Tidak Terkait dengan Keamanan Mesir

Seakan sudah direncanakan, keputusan pemerintah Netanyahu untukmembangun tembok di perbatasan Mesir ini bertepatan dengan keputusanMesir membangun tembok baja di sepanjang perbatasan Mesir dengan JalurGaza. Sehingga secara tidak langsung tempok Israel tersebut tersambungdengan tembok baja yang dibangun Mesir. Tujuan dari pembangunan tembokbaja Mesir ini adalah untuk mencegah penyelundupan senjata dan barangkebutuhan pokok melalui terowongan bawah tanah yang digali oleh wargaPalestina di Jalur Gaza di wilayah perbatasan dengan Mesir, sebagaisatu-satunya cara mereka untuk mengatasi blokade yang mencekik JalurGaza sejak empat tahun lalu.

Pihak Mesir beralasan pembangunan tembok tersebut adalah demikeamanan dan kedaulatan nasional Mesir. Namun sejumlah pihak meragukanalasan Mesir tersebut. Dengan tekad Israel membangun tembok elektronikyang menyambung tembok baja Mesir, Gerakan Perlawanan Islam Hamasmenyatakan, hal ini membuktikan bahwa pembangunan tembok baja Mesirtidak ada hubungannya dengan keamanan nasional Mesir. Karena Gazabukanlah ancaman bagi Mesir. Menurut Hamas pembangunan itu sesuaidengan rencana yang didokumentasikan dan disetujui oleh banyak pihak.

Dr. Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas dalam sebuah pernyataankemarin, Senin (11/1), mengatakan, "Jika tembok baja merupakankeputusan (murni) Mesir, maka semestinya dibangun di sepanjangperbatasan dengan penjajah Zionis Israel bukan di sepanjang perbatasandengan Jalur Gaza." (iol-pic/ wrs/fn)

sumber : http://www.eramuslim.com/berita/palestina/pagar-perlindungan-israel-memblokade-palestina.htm

Selasa, 12/01/2010 12:19 WIB

 


Jebakan Kursi Parlemen Pada Gerakan-Gerakan Islam Dunia

Posted on January 12, 2010 at 3:47 AM Comments comments (0)

Hampir dua dekade yang lalu, Ayman al-Zawahiri dari Mesir menulissebuah katarsis batinnya yang mempertanyakan keputusan Ikhwan yangdalam kiprah politik elektoral. Al-Zawarihi sendiri kemudian harimeninggalkan Ikhwan."Barangsiapa melabel dirinya sebagai seorang Muslim demokrat, atauseorang muslim yang menuntut demokrasi, sama seperti mengatakan iaadalah seorang Yahudi Kristen Islam atau Muslim," tulisnya.

Apakah umat Islam secara otomatis akan memilih Islam? Itulahkeprihatinan yang disulap oleh orang-orang kuat dari Tunis ke Tashkent,dan banyak pakar Barat setuju. Mereka menunjuk kemenangan politikpartai-partai Islam di Mesir, Palestina, dan Turki dalam beberapa tahunterakhir, dan memperingatkan bahwa lebih banyak pemilu di seluruh duniaIslam akan dapat mengubah kekuasaan atas demokrasi anti-fundamentalis.

Tapi kemenangan ini berubah menjadi pengecualian, bukan aturanpolitik. Jika hasil dari pemilihan parlemen di semua masyarakat Muslimdiperiksa, maka kita akan menemukan pola yang sangat berbeda: diberipilihan, pemilih cenderung untuk pergi dengan partai-partai sekuler,yang tidak religius.

Selama 40 tahun, 86 pemilihan parlemen di 20 negara telahmenyertakan satu atau lebih partai-partai Islam, menurut laporantahunan dari Inter-Parliamentary Union. Delapan puluh persen daripartai-partai Islam ini yang diterima kurang dari 20 persen suara, danmayoritas mendapat kurang dari 10 persen—hampir tidak layak untukmeraih kemenangan.

Hal yang sama berlaku bahkan selama beberapa tahun terakhir, denganangka yang nyaris tidak berubah sejak tahun 2001. Benar, partai-partaiIslam telah memenangkan beberapa terobosan dengan baik, seperti diAljazair pada 1991, dan Palestina pada tahun 2006. Tapi jauh lebihsering, partai-partai Islam cenderung melakukan implikasi yang sangatburuk. Setelah pemilu usai, partai Islam dihantam stigma sebagaipartai-partai yang sama dengan partai lainnya juga yang sekuler dannasional, atau kiri.

Rata-rata persentase kursi yang dimenangkan oleh partai-partai Islamdalam pemilihan umum yang realtif bebas adalah 10 poin lebih rendahdibandingkan dengan yang kurang bebas. Bahkan jika mereka tidak menang,partai-partai Islam sering menemukan diri mereka sendiri diliberalisasioleh proses pemilihan. Platform partai Islam cenderung berfokus padahukum syariah dalam pemilihan untuk menegakkan demokrasi dan hak-hakperempuan. Dan bahkan di beberapa negara yang otoriter, platform partaiIslam telah bergeser selama beberapa pemilu, ke arah yang lebih liberalposisinya: sekadar contoh, Partai Keadilan dan Pembangunan Maroko danFront Aksi Islam Yordania. Keduanya melucuti hukum syariah dariplatform mereka sendiri selama beberapa tahun.

Apa yang memancing kemarahan Zawahiri adalah bahwa Islamis tetapmengabaikan tuntutan untuk tetap berada di luar politik parlementer.Meskipun ancaman dari teroris dan sikap dingin dari para pemilih,semakin banyak partai Islam yuang mencoba memasuki proses pemilihan.

Seperempat abad yang lalu, banyak dari gerakan ini mencoba untukmenggulingkan negara dan menciptakan masyarakat Islam. Sekarang, kecewadengan revolusi, mereka bekerja dalam sistem sekuler. Tapi hari inimasalah bagi partai-partai Islam mungkin masih sama dengan momensejarah sebelumnya, dalam periode awal abad ke-20 ketika tuntutandemokrasi dan hak asasi manusia pertama kalinya memperoleh dukunganmassa dalam masyarakat Muslim.

Kemudian seperti sekarang, kekerasan gerakan-gerakan Islam sepertiera Ottoman Masyarakat Persatuan Islam keberatan dengan pemilihanpolitik. Tapi bukan itu yang akhirnya merongrong demokrasi dimasyarakat Muslim. Sebaliknya, sekuler otokrat, seperti Mustafa KemalAtatürk di Turki dan Reza Syah di Iran, pro-demokrasi ditekan olehgerakan-gerakan Islam, mejadikan mereka tetap sebagai intitusi bawahtanah. Jangan dilupakan juga, diktator dan teroris bersekongkol untukmenjaga partai politik Islam untuk bersaing secara bebas dalam.

Menurut World Values Survey, yang telah melakukan jajak pendapatperilaku budaya di seluruh dunia, dukungan terhadap syariah adalahsepertiga lebih rendah di negara dengan pemilihan umum yang relatifbebas daripada di masyarakat Muslim lainnya.

Dengan kata lain, menekan gerakan-gerakan Islam hanya membuat merekalebih populer, dan akhirnya bergerak meninggalkan ranah pembinaan yangsudah dilakukan bertahun-tahun. (sa/ikhwanweb)

 

sumber :http://www.eramuslim.com/berita/gerakan-dakwah/jebakan-kursi-parlemen-pada-gerakan-gerakan-islam-dunia.htm

Selasa, 12/01/2010 15:06 WIB

Menolak Pluralisme

Posted on January 11, 2010 at 2:05 AM Comments comments (0)

Oleh: M. Shiddiq al-Jawi

Istilah Pluralisme (agama) sebenarnya mengandung 2 (dua) halsekaligus, Pertama, deskripsi realitas bahwa di sana ada keanekaragamanagama. Kedua, perspektif atau pendirian filosofis tertentu menyikapirealitas keanekaragaman agama yang ada.Hal itu misalnya dapat ditelaah dalam penjelasan Josh McDowellmengenai definisi pluralisme. Menurut McDowell, ada dua macampluralisme; Pertama, pluralisme tradisional (Social Pluralism) yangkini disebut “negative tolerance”. Pluralisme ini didefinisikan sebagai“respecting others beliefs and practices without sharing them”(menghormati keimanan dan praktik ibadah pihak lain tanpa ikut serta[sharing] bersama mereka). Kedua, pluralisme baru (Religious Pluralism)disebut dengan “positive tolerance” yang menyatakan bahwa “every singleindividual’s beliefs, values, lifestyle, and truth claims are equal”(setiap keimanan, nilai, gaya hidup dan klaim kebenaran dari setiapindividu, adalah sama (equal) (http://www.ananswer.org/mac/answeringpluralism.html, diakses 11/06/05).

Dari pengertian pluralisme agama McDowell di atas, jelas bahwa yangdia sampaikan bukan sekedar fakta, tapi sudah menyangkut opini, yaitusuatu sikap atau pandangan filosofis tertentu dalam menilai fakta.Pendirian filosofis itu nampak dari penilaian, bahwa semua keimanan,nilai, gaya hidup dan klaim kebenaran, adalah sama/setara (equal).

Maka dari itu, adalah suatu penyesatan atau disinformasi yangdisengaja, kalau dikatakan bahwa pluralisme adalah hukum Tuhan atausunnatullah. Benar, bahwa adanya keanekaragaman realitas, itusunnatullah. Tapi perspektif atau pendirian filosofis tertentumenyikapi realitas plural itu, jelas bukan sunnatullah yang bersifatuniversal, melainkan suatu pendapat yang unique dan mengandung nilaiatau pandangan hidup tertentu (value-bound).

Sebagai jalan keluar dan upaya klarifikasi, sebaiknya digunakan duaistilah, yaitu pluralitas, yang menunjuk pada fakta adanya kemajemukan,dan pluralisme, yang menunjuk pada opini atau perspektif tertentu dalammemandang realitas plural yang ada.

Terlepas dari itu, wacana pluralisme agama yang marak dewasa inimemang patut dikritisi secara cermat. Sebab di samping ada kerancuanpengertian seperti dijelaskan di atas (dalam pluralisme itu terkandungdeskripsi fakta dan pendirian filosofis sekaligus), juga ada beberapahal lain yang patut untuk dikritisi. Setidaknya ada 4 (empat) poinkritik terhadap pluralisme agama:

Pertama, aspek normatif. Secara normatif, yaitu dari kacamata AqidahIslamiyah, pluralisme agama bertentangan secara total dengan AqidahIslamiyah. Sebab pluralisme agama menyatakan bahwa semua agama adalahbenar. Jadi, Islam benar, Kristen benar, Yahudi benar, dan semua agamaapa pun juga adalah sama-sama benar. Ini menurut Pluralisme. Adapunmenurut Islam, hanya Islam yang benar (Qs. Ali-Imran [3]: 19), agamaselain Islam adalah tidak benar dan tidak diterima oleh Allah SWT (Qs.Ali-Imran [3]: 85).

Biasanya para penganjur pluralisme berdalil dengan Qs. al-Baqarah[2]: 62 dan Qs. al-Mâ’idah [5]: 69. Dalam Qs. al-Baqarah [2]: 62 Allahberfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang Yahudi, Nashrani, danShabiin, barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir danmengerjakan amal saleh, maka bagi mereka pahala dari Tuhan mereka dantidak ada rasa takut atas mereka dan mereka tidak pula bersedih hati.”(Qs. al-Baqarah [2]: 62).

Ayat itu oleh kaum pluralis-inklusif, dipahami sebagai pembenaranagama selain Islam, yaitu Yahudi, Kristen, dan Shabiin. Jadi, Islam,Yahudi, Kristen, Shabiin sama-sama benarnya.

Pemahaman seperti itu salah, karena dua alasan. Pertama, pemahamanitu mengabaikan ayat-ayat lain yang menjelaskan kekafiran golonganYahudi dan Nasrani, misalnya ayat dalam Qs. al-Bayyinah [98] atau Qs.al-Mâ’idah [5]: 72-75. Jadi, pemahaman kaum pluralis itu didasarkanpada metode penafsiran yang mengucilkan satu ayat, lalu ayat itudipenjara dalam satu kotak sempit (bernama pluralisme), sementaraayat-ayat lain diabaikan begitu saja. Kedua, orang Yahudi, Kristen, danShabiin yang selamat, maksudnya adalah mereka yang beriman danmenjalankan amal saleh secara benar sebelum datangnya Muhammad Saw.Bukan setelah diutusnya Muhammad Saw (orang Kristen dan Yahudisekarang). Sababun Nuzul ayat ini sebagaimana diriwayatkan al-Wahididan as-Suyuthi, adalah adanya pertanyaan dari sahabat bernama Salmanal-Farisi ra kepada Nabi Saw tentang nasib kawan-kawannya dulu(Kristen) sebelum dia masuk Islam. Nabi menjawab, “Mereka di neraka.”Lalu turunlah ayat di atas yang menerangkan nasib baik mereka kelak diHari Kiamat (Lihat kitab Lubabun Nuqul, As-Suyuthi, dan Asbabun Nuzul,Al-Wahidi).

Kedua, aspek orisinalitas. Asal-usul paham pluralisme bukanlah dariumat Islam, tapi dari orang-orang Barat, yang mengalami trauma konflikdan perang antara Katolik dan Protestan, juga Ortodok. Misalnya pada1527, di Paris terjadi peristiwa yang disebut The St Bartholomeus Day’sMassacre. Pada suatu malam di tahun itu, sebanyak 10.000 jiwa orangProtestan dibantai oleh orang Katolik. Peristiwa mengerikan semacaminlah yang lalu mengilhami revisi teologi Katolik dalam Konsili VatikanII (1962-1965). Semula diyakini bahwa extra ecclesiam nulla salus(outside the church no salvation), tak ada keselamatan di luar gereja.Lalu diubah, bahwa kebenaran dan keselamatan itu bisa saja ada di luargereja (di luar agama Katolik/Protestan). Jadi, paham pluralisme agamaini tidak memiliki akar sosio historis yang genuine dalam sejarah dantradisi Islam, tapi diimpor dari setting sosio historis kaum Kristen diEropa dan AS.

Ketiga, aspek inkonsistensi gereja. Andaikata hasil Konsili VatikanII diamalkan secara konsisten, tentunya gereja harus menganggap agamaIslam juga benar, tidak hanya agama Kristen saja yang benar. Tapi,fakta menunjukkan bahwa gereja tidak konsisten. Buktinya, gereja terussaja melakukan kristenisasi yang menurut mereka guna menyelamatkandomba-domba yang sesat (baca: umat Islam) yang belum pernah mendengarkabar gembira dari Tuhan Yesus. Kalau agama Islam benar, mengapakritenisasi terus saja berlangsung? Ini artinya, pihak Kristen sendiritidak konsisten dalam menjalankan keputusan Konsili Vatikan II tersebut.

Keempat, aspek politis. Secara politis, wacana pluralisme agamadilancarkan di tengah dominasi kapitalisme yang Kristen, atas DuniaIslam. Maka dari itu, arah atau sasaran pluralisme patut dicurigai dandipertanyakan, kalau pluralisme tujuannya adalah untuk menumbuhkanhidup berdampingan secara damai (peacefull co-existence), toleransi,dan hormat menghormati antar umat beragama. Menurut AmnestiInternasional, AS adalah pelanggar HAM terbesar di dunia. Sejak Maret2003 ketika AS menginvasi Irak, sudah 100.000 jiwa umat Islam yangdibunuh oleh AS. Jadi, pertanyaannya, mengapa bukan AS yang menjadisasaran penyebaran paham pluralisme? Mengapa umat Islam yang justrudipaksa bertoleransi terhadap arogansi AS? Bukankah AS yang sangatintoleran kepada bangsa dan umat lain, khususnya umat Islam? Bukankahtentara AS di Guantonamo (Kuba) yang membuang al-Qur’an ke dalam WC?Mengapa umat Islam yang justru dipaksa ramah, tersenyum, dan tolerankepada AS, padahal justru umat Islamlah yang menjadi korban hegemoni ASyang biadab, kejam, brutal, sadis, dan tak berperikemanusiaan?

Dari keempat gugatan terhadap pluralisme di atas, kiranya dapatdipetik suatu kesimpulan yang berharga, bahwa ide pluralisme agamawajib ditolak. Sebab ide tersebut bertentangan secara normatif denganAqidah Islam, tidak orisinal alias palsu karena tumbuh dalam settingsosio historis Barat, diimplementasikan secara inkonsisten, danmembahayakan umat Islam secara politis, karena akan membius umat agartidak sadar telah diinjak-injak oleh hegemoni AS.

Tujuan akhir dari konsep pluralisme agama sangat mudah dibaca, yaituagar umat Islam hancur Aqidahnya, sehingga hegemoni kapitalisme yangkafir atas Dunia Islam semakin paripurna dan total. Karena Barat sangatmemahami, bahwa Aqidah Islam adalah rahasia atau kunci vitalitas dankebangkitan umat Islam. Maka kalau tidak segera dihancurkan, umat Islamakan bisa menjadi potensi ancaman serius untuk hegemoni Barat di masadatang. Maka sebelum umat Islam bangkit, Aqidah Islam dalam dada merekaharus dihancurkan dan dimusnahkan, agar umat Islam takluk dan tundukpatuh sepenuh-penuhnya kepada kaum penjajah kafir. Itulah tujuansebenarnya dari wacana pluralisme agama ini, tidak ada yang lain. [ ]

 


Kardinal Vatikan "Murka" Adanya Islamisasi di Eropa

Posted on January 11, 2010 at 2:03 AM Comments comments (0)

Surat kabar Inggris melaporkan bahwa seorang kardinal Vatikan"murka" terhadap umat Kristen di Eropa, sambil menuduh mereka lebihmementingkan diri sendiri dan jauh dari ajaran agama kristen sertamenjadi pengecut dalam urusan pembelaan terhadap warisan spiritualEropa yaitu agama Kristen - sehingga menyebabkan umat Islam bisamelakukan "Islamisasi" di benua Eropa.Kardinal vatikan yang berasal dari republik Ceko bernama MiloslavVic (77 tahun) dalam sebuah wawancaranya yang diterbitkan di situssurat kabar The Guardian Inggris - memperingatkan bahwa Eropa bisa"jatuh" ke dalam Islam, jika masyarakat Eropa tidak mau kembali ke akarkekristenan mereka.

Ia juga menyalahkan banyaknya imigrasi dari negara-negara Islam kewilayah Eropa dan tingginya tingkat kelahiran umat Islam di Eropa yangmengisi kekosongan rendahnya kelahiran di kalangan umat kristen diEropa.

Surat kabar Inggris "The Guardian" mengutip pernyataan KardinalMiloslav Vic: "Akar dari Eropa adalah Kristen, hal tersebut tidak dapatdisangkal, Eropa punya hak untuk mengusir umat Islam dari ancamanmereka yang ingin menginvasi benua Eropa secara bertahap, dan jikaEropa tidak segera kembali ke akar Kristen mereka, tunggulah suatu saatEropa akan menjadi benua Islam."

Kardinal Vic menyatakan juga: "Pada akhir Abad Pertengahan dan awalzaman modern, Islam gagal di Eropa ketika dikalahkan oleh Kristen namunhari ini adalah peperangan agama dengan kekurangan senjata di Eropa danumat Islam bersenjata dengan persenjataan yang lengkap dan mengancamkejatuhan Eropa."

"Pandangan Eropa saat ini adalah Muslim bukan kristen dan umat Islampunya banyak alasan yang memaksa mereka untuk berimigrasi ke Eropa,mereka ingin mentransfer nilai-nilai Iman mereka kepada masyarakatEropa yang jauh dari nilai-nilai agama dan kehidupan yang sangattercela di mata Tuhan," tambah kardinal Vic.

Di sisi lain, hasil penelitian di Inggris yang diterbitkan pada hariMinggu kemarin (10/1) menunjukkan bahwa orang-orang Inggris khawatirtentang kebangkitan Islam di Inggris Raya dan adanya rasa takut daripembagian negara atas agama.

Surat kabar "The Sunday Telegraph" telah menerbitkan sebuah hasilstudi yang menunjukkan bahwa lebih dari setengah penduduk Briton sangatmenentang pembangunan masjid di lingkungan mereka, dan sebagian besardari mereka percaya bahwa usaha multikulturalisme telah gagal.

Sementara 52% dari yang diikut sertakan dalam studi membagi Inggrispada alasan keagamaan, 45% mengatakan keragaman agama memiliki dampaknegatif.

Namun, seperempat dari mereka yang disurvei, memiliki perasaanpositif Muslim, sepertiganya bersikap netral terhadap umatIslam.(fq/imo)

 


Tempat Bersetubuh yang Terlarang

Posted on January 11, 2010 at 1:58 AM Comments comments (0)

Senin, 11/01/2010 11:28 WIB Assalamualaikum wr.wb

Pak ustadz yang di rahmati Allah saya pernah mendengar ceramahseorang ustazd yang menerangkan tentang tempat-tempat bersetubuh yangdilarang yaitu :

1. Di bawah pohon, karena bila Allah berkehendak menjadikan anakdari hasil hubungan itu maka kelak anaknya akan jadi paranormal ataudukun.

2.Di hari-hari besar umat muslim (idul fitri,idul adha, 1 muharram,dlsb), karena bila Allah berkehendak maka kelak anak yang dilahirkanakan mempunyai jari lebih baik di tangan atau di kaki.

3.Dengan posisi berdiri, karena bila Allah berkehendak maka kelak anaknya akan sering ngompol.

Tolong tanggapannya Pak Ustadz, terima kasih sebelumnya.

nry

Jawaban Waalaikumussalam Wr Wb

Islam adalah agama Allah swt yang lengkap dan mengatur segalasesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan umat manusia, termasukdidalamnya adalah kebutuhan seksualnya. Tidak jarang dari kaum musliminyang masih menganggap tabu membicarakan permasalahan ini meskipunsebetulnya hal diperbolehkan sebagai sebuah pengetahuan sehinggapergaulan seksual yang dilakukannya sesuai dengan rambu-rambu syariahdan tidak terjatuh kedalam hal-hal yang dilarang atau diharamkan.

Hal lainnya adalah bahwa tidak jarang permasalahan yang munculdiantara suami istri juga dipicu oleh ketidakmampuan salah satunyamemberikan kepuasan didalam bercinta kepada pasangannya atau kurangnyavariasi menggauli pasangannya itu.

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ya’la dari Anas binMalik bahwasanya Rasulullah saw bersabda,” Apabila salah seorangdiantara kalian menyetubuhi istrinya maka lakukanlah dengan penuhsemangat. Jika dia sudah hendak ejakulasi sementara isterinya belumsampai pada klimaksnya maka janganlah tergesa-gesa untuk menyudahinyasehingga isterinya mencapai klimaksnya.”

Untuk itu tidaklah dilarang bagi setiap muslim untuk melakukanberbagai variasi didalam hubungan seksualnya dengan pasangannya, baikvariasi didalam memilih tempat berhubungan, seperti tempat tidur,lantai, mobil, kamar mandi atau lainnya selama tempat-tempat itutertutup rapat dari pandangan orang lain.

Begitu pula dengan hubungan seksual yang dilakukan dibawah pohonmaka pada dasarnya tidaklah ada larangan terhadapnya selama tertutuprapat dari penglihatan orang lain. Akan tetapi pada umumnya tempatseperti ini sangatlah terbuka sehingga tidaklah ada jaminan bahwa apayang mereka lakukan itu tidak akan terlihat oleh orang lain. Untuk itusebaiknya bagi seorang muslim untuk menghindari berhubungan ditempat-tempat yang terbuka seperti ini.

Kemudian juga dibolehkan bagi pasangan suami istri untuk melakukanberbagai variasi gaya didalam berhubungan selama penumpahan maninyadilakukan dikemaluan istrinya bukan pada duburnya baik variasi itudilakukan dalam keadaan tiduran, duduk, jongkok maupun berdiri sertadari arah manapun dia ingin menumpahkannya baik dari depan, sampingmaupun belakang sebagaimana firman Allah swt :

نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُواْ حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ

 

Artinya : “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocoktanam, Maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana sajakamu kehendaki.” (QS. Al Baqoroh : 223)

Dibolehkan bagi pasangan suami istri untuk melakukan hubunganseksnya di waktu apapun baik di malam lailatul qodr, awal muharam, didua hari raya, yaitu idul fitri dan idul adha ataupun di hari-harilainnya karena tidak adanya dalil yang melarangnya kecuali apabila halitu dilakukan di siang hari bulan Ramadhan, saat ihrom haji atau umrohatau pada saat istrinya dalam keadaan haidh atau nifas.

Adapun berbagai alasan berupa akibat dari perbuatan-perbuatan yanganda ditanyakan diatas seperti : kelak anaknya akan menjadi paranormalatau dukun, anak akan terlahir dengan jari lebih baik di tangan atau dikaki atau ia akan sering ngompol dan lain sebagainya adalah tidakberdasar karena tidak adanya nash-nash baik dari al Qur’an maupunsunnah yang menunjukkan tentang hal tersebut.

Wallahu A’lam

 


Ketika Nasionalisme Dipertanyakan..

Posted on January 1, 2010 at 9:26 PM Comments comments (0)

Bangsa yang besar adalah bangsa yangmenghargai jasa para pahlawannya. Bagaimana dengan Indonesia?Jawabannya dikembalikan kepada diri masing-masing.

Mungkin saya adalah contoh warga negara Indonesia yang kurang baik.Mengapa? karena saya tidak mengenal para pahlawan bangsa dengan baik.Memang, saya mempelajari dan menghafal nama-nama pahlawan dalampelajaran sejarah ketika duduk di bangsku sekolah dulu. Tapi tentu sajaitu hanya sekedar untuk lulus ujian dan mendapat nilai sejarah yangbags di rapor. Lalu bagaimana kita bisa meneladani beliau bila hanyasekedar mengenal nama?

Rasanya sangat memalukan ketika saya baru tahu dan menyadari bahwasaya bersekolah di almamater yang sama dengan Bung Hatta setelah 5bulan berada di sini. Saya benar-benar terhenyak ketika mendapatkanemail yang ditulis oleh seorang saudari (terimakasih kepada ukhti NikenIwani Surya Putri) yang berjudul "Bung Hatta dan refleksi akhir tahunmahasiswa Erasmus University Rotterdam".

Berikut sedikit cuplikannya;

Di perpustakaan kampus Woudestein Erasmus Univ Rotterdam, ada sebuahruangan yang bernama Hatta room. Terdengar familiar? Saya sendiri tidakpernah ingin mencari tahu apakah ruangan tersebut dinamai dari namasalah satu proklamator RI atau hanyalah kebetulan saja. Yang pasti,Muhammad Hatta, salah satu putra kebanggaan bangsa Indonesia, jugamenjejakkan kaki di Erasmus Universitas Rotterdam untuk bersekolah.Sama seperti yang kini kita lakukan.

Hatta dan Masa Kuliahnya

Sukarno's cohort was Mohammad Hatta, studiously humble, deeplyMuslim yet open to all faiths, and unfailingly direct. Indonesians mayworship Sukarno, Indonesia's first President, but they love his formerdeputy Hatta, not just for what he did for his country but for what he,rather than Sukarno, still represents. Today, 26 years after his death,Hatta remains a symbol of what Indonesia aspired to become but has yetto fully achieve: an egalitarian and tolerant land with dignity forall. -Time Magazine-

Hari Rabu, tepat tanggal 5 September 1921, pemuda Hatta kelahiranBukittinggi yang berusia 19 tahun ini menjejakkan kakinya di Rotterdamuntuk belajar ilmu ekonomi negara di Handelshogeschool Rotterdam(Rotterdam School of Commerce). Sejak 1973 hingga kini, sekolah inidikenal dengan nama Erasmus University Rotterdam. Hatta tercatat resmijadi mahasiswa pada pagi hari Senin 19 September 1921 dengan beasiswadari pemerintah Belanda. Siangnya ia memesan buku-buku pegangan disekolah tinggi, langganan majalah-majalah ekonomi, dan memasang iklancari kamar.

Pelajar Indonesia ketika itu tidak hanya sekedar belajar, tetapimereka aktif memantau perkembangan tanah air dan berdiskusi hampir tiapmalam untuk perbaikan dan kemerdekaan negara, yang pada saat itu bahkanbelum dinamai Indonesia. Isu politik etis yang dilontarkan Prof DrCornelis van Vollenhoven (1874-1933) mewarnai pembicaraan para pelajarHindia Belanda ketika itu. Ketika itu, perjumpaan dan pertarungan alampikir Hatta dengan alam pikir Belanda di markasnya sendiri sudah mulai.

Kuliah, baca, berjuang, bergaul, organisasi, mengamati kehidupan danmenikmati kehidupan, semuanya dengan kebebasan dan tanggung jawabterlihat jelas polanya dalam paparan di atas. Ketika itu terdapatperkumpulan pelajar Indonesia Belanda, yang bernama Hindie Vereeniging(Perhimpunan Hindia), atas usulan Hatta dan teman-temannya, parapengurus organisasi itu sepakat mengganti nama Hindie menjadiIndonesische, sebagai sebuah simbol bangkitnya kesadaran akankemerdekaan.

Karena aktivitas organisasi, orasi dan tulisan-tulisan beliau yangmembuat pemerintah kolonial panas, akhinya pada 23 September 1927,setelah beberapa hari di Den Haag, Hatta ditangkap di pondokannya. Iadibawa ke penjara Casiusstraat. Perjuangan Perhimpunan Indonesiamencapai puncaknya pada tanggal 22 maret 1928 setelah dibebaskannyaBung Hatta dan beberapa aktivis lainnya. Pada tanggal 5 Juli 1932, BungHatta lulus ujian doktoral, dan memperoleh gelar Drs Belanda. Pada 20Juli 1932 Hatta meninggalkan Rotterdam menuju Paris dan Genoa. DariGenoa ia naik kapal Jerman Saarbruecken ke Singapura. Pada 24 Agustus1932 Hatta tiba di Batavia.

Menelusuri jejak-jejak Hatta di kampus Erasmus seperti membayangkanjejak Hatta muda ketika itu, saat cap inferior seorang inlander melekatpada tiap langkahnya, namun tak menyurutkan keberanian seorang putrabangsa.Bung Hatta meletakkan keseluruhan jiwa dan raganya untukperjuangan mencapai Indonesia merdeka. Untuk ini ia tahu besar risikobisa ditawan, dipenjarakan, dan dibuang. Bung Hatta juga sadar bahwaberbagai kecukupan hidup material harus dikorbankan. Ia harus tahanbanting untuk hidup dalam kesulitan, penderitaan, dan kesengsaraan.

Hatta dan teman-teman Perhimpunan Indonesia-nya ketika itu adalahmanusia biasa, bergerombol di asrama untuk mengobrol, danberjalan-jalan di selasar kampus Erasmus untuk mengikuti perkuliahan,berlibur keliling Eropa, dan aktif berorganisasi. Hal yang kini jugakita lakukan.Tetapi semuanya berbuah manfaat bagi bangsa. Sehinggatahun-tahun yang dihabiskannya di Eropa menjadi inkubator bagi cikalbakal pemikirannya untuk kelangsungan kemerdekaan Indonesia. Bedanyadengan kita saat ini adalah mereka telah membuktikan sesuatu, dan kitaadalah generasi yang menyusul dibelakang.

Lalu saya merenung, apa yang bisa saya berikan untuk bangsa ini?

Teringat seorang teman berkomentar, "Yelvi, kalau sudah lulus dariBelanda jangan lupa pulang ke Indonesia ya, jangan sampai sepertikebanyakan orang pintar lainnya. Mentang-mentang sudah mendapatkangelar tinggi di luar negeri, lupa dengan bangsanya. Jangan hanya karenakehormatan dan jabatan, kamu lupa siapa kamu sebenarnya."

Benarkah begitu? Apakah semua orang hebat, para ilmuwan dan profesorIndonesia yang menetap di luar negeri berarti tidak nasionalis? Tidakpeduli dengan bangsanya? Lupa akan nenek moyangnya?

Rasanya saya tidak setuju dengan asumsi itu. Jangan menilai bukudari cover-nya saja. Bila kita mau menganalisis lebih dalam, apakahorang-orang hebat yang sekarang ada di Indonesia ini berarti menjunjungtinggi bangsanya? Tidak semua!! Bila kita melihat berita di koranberita tentang korupsi, pencurian uang negara, manipulasi hukum, dankejahatan lainnya yang menginjak-injak harga diri bangsa sendiri demikesenangan pribadi, semuanya yang melakukan adalah orang hebat yangtinggal di Indonesia. Apakah kita bisa bilang bahwa mereka yangmelakukan itu memiliki nasionalisme yang jauh lebih tinggi daripadaorang-orang Indonesia yang tinggal di luar negeri? TIDAK!!

Pagi ini saya menonton acara Kick Andy episode "Ilmuwan Indonesia diLuar Negeri" dari youtube. Narasumbernya bukan hanya sembarang orangIndonesia yang ada di luar negeri, tapi para ilmuwan muda yangmenempati jabatan tinggi di lembaga research internasional. Salahseorang pembicara yang merupakan dekan Universitas Waseda, Jepang,ditanya "Apakah banyak negara lain yang ingin memberikankewarganegaraan pada anda". Beliau lalu menjawab, "Tentu sajabanyak..tapi saya tidak ingin berpindah warga negara. Saya banggamenjadi orang Indonesia".

Tanpa kita sadari, orang-orang hebat itu telah mengabdi pada bangsaini dengan cara lain; menjadi ilmuwan hebat dan diakui oleh duniainternasional. Dengan begitu secara tidak langsung mereka mengubahpersepsi dan image buruk yang lekat dengan Indonesia di mata duniainternasional. Itulah bentuk nasionalisme mereka terhadap Indonesia.

Daripada mempertanyakan rasa nasionalisme kepada orang lain, lebihbaik kita menanyakan hal yang sama kepada diri kita sendiri. Sudahkahkita memberi manfaat untuk bangsa Indonesia ini?

 


Hasil Studi: Washington Percepat Terjadinya Perang Yom Kippur

Posted on January 1, 2010 at 8:57 PM Comments comments (0)

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan oleh UniversitasBen-Gurion Israel, menyatakan bahwa mantan presiden AS Richard Nixonlah yang bertanggung jawab atas peperangan antara Mesir-Israel padaperang enam hari yang dikenal dengan perang "Yom Kippur", hasil studiitu mencatat bahwa Washington adalah penyebab percepatan prosespecahnya perang.Hasil studi ini dilakukan oleh seorang pakar Israel bernama VitekBoas berdasarkan dokumen-dokumen rahasia yang baru-baru ini terungkap.

Menurut dokumen-dokumen tersebut dinyatakan bahwa Gedung Putih padawaktu itu tidak mengambil langkah untuk mencegah perang, dan lebih sukamenutup mata untuk mengeluarkan peringatan apapun tentang bakalterjadinya perang.

 

Boas menambahkan bahwa Presiden AS Richard Nixon yang membuat kebijakanuntuk "menutup mata" terhadap perang yang bakal terjadi pada periodesebelum pecahnya Perang Yom Kippur untuk mengejar suatu kebijakan yangberbeda dari apa yang dipraktekkan AS di masa lalu untuk menanganiTimur Tengah, di mana pada waktu penasihat untuk Masalah KeamananNasional Henry Ksenhr lebih suka untuk berfokus pada pengelolaan arsipinternal negaranya dan berusaha untuk memperkuat pilar aturan dibelakang skandal Watergate yang akan mempengaruhi masa depan politik AS.

Hasil studi Israel juga menyatakan bahwa jalan buntu yang mengikutikebijakan pemerintah AS di Timur Tengah menyebabkan pecahnya Perang YomKippur, setelah para pejabat Mesir menyadari, yang pada waktu itudipimpin oleh almarhum Presiden Anwar Sadat bahwa pemerintah AS tidakpeduli sama sekali dengan perundingan antara Mesir dan Israel atautidak ada tekanan AS pada Israel untuk menarik diri dari wilayah Mesirdan wilayah Arab lain yang diduduki Israel; yang pada akhirnya membawaMesir ke arah keengganan yang kuat untuk menemukan solusi politiksehingga akhirnya memutuskan untuk memasuki perang bersama denganSuriah melawan Israel.

 

Studi menyimpulkan bahwa Mesir telah mengambil keputusan untukberperang melalui visi yang didasarkan pada langkah yang diharapkannantinya akan ada intervensi langsung dari Gedung Putih untukpengembalian Sinai ke Mesir.(fq/imo)

 

sumber:http://www.eramuslim.com/berita/dunia/hasil-studi-washington-percepat-terjadinya-perang-yom-kippur.htm

Sabtu, 02/01/2010 05:47 WIB


Diantara Bush, Blair, Gorbachev, Streisand dan Abdurrahman Wahid

Posted on January 1, 2010 at 3:05 AM Comments comments (0)

Di penghujung tahun 2009, rakyatIndonesia kehilangan tokoh politik yang selalu mengundang kontroversi,baik dalam pemikiran, peran, dan kiprahnya di dunia Islam.

Ketikatahun 2008, yang lalu, Presiden Israel Shimon Peres mengundang tokohterkemuka dari seluruh dunia untuk memperingati 60 tahun lahirnyanegara Israel. Diantara tokoh yang diundang dalam sebuah konferensiitu, seperti Presiden Amerika Serikat George Bush, Barbra Streisand,Tony Blair, Mikhail Gorbachev, Rupert Murdoch, termasuk di dalamnyamantan Presiden Abdurrahman Wahid, yang memberikan konfirmasi hadirdalam konferensi itu.

Undanganterhadap Abdurrahman Wahid oleh Presiden Shimon Peres itu, hanyalahmenggambarkan betapa pentingnya tokoh ini di mata pemimpin Israelseperti Shimon Peres. Wahid oleh Peres diletakkan posisinya sejajardengan para pemimpin dunia, seperti George Bush, Tony Blair, MikhailGorbachev, dan Henry Kissinger, yang pernah menjadi Menlu AS. Tentu,mereka yang mendapatkan undangan Peres itu, bukan tokoh sembarangan dimata pemimpin Israel, khususnya komitment mereka dalam membela danmelindungi kepentingan Israel.

Wahiddianggap sebagai tokoh Islam, dan mewakili negara yang mayoritaspenduduknya yang berjumlah 240 juta jiwa, 90 persen beragama Islam, danmempunyai pandangan yang positip terhadap Israel, bagi Shimon Peres,itu sebagai asset, yang harus tetap dijaga hubungan itu. Tak salah bilaPeres mengundang salah satu tokoh yang akan berbicara dalam konferensiitu, mewakili komunitas muslim terbesar di dunia. Kehadiran AbdurrahmanWahid akan menciptakan sebuah iklim politik yang luas, bahwa Israeldapat diterima dikalangan bangsa-bangsa Islam.

Lalu,konferensi yang digagas itu, mengambil fokus pada peranan bangsa Yahudidan Israel dalam sumbangannya pada kemanusiaan. “Kami akan melibatkan10 presiden dari berbagai negara, enam mantan presiden, para menteri,dan para perdana menteri, ilmuwan, philosofis, dan artis”, ucap Pereskepada AP. Tak mustahil kehadiran Abdurrahman Wahid, karena tokoh yangpernah menjadi presiden Indonesia ini mempunyai hubungan yang dekatdengan Shimon Peres, dan ia menjadi anggota Institute Shimon Peres.

Tujuankonferensi yang diselenggarakan waktu itu, tak lain, mengangkat citraIsrael, bersamaan dengan hari ulang tahun berdirinya negaraZionis-Israel, yang ke 60. Acara peringatan 60 tahun Israel, di isidengan konferensi, konsert, peringatan holocaust, workshop tentangkoeksistensi damai antara Arab-Israel. Meskipun, itu tidak mudahmengubah pandangan masyarakat dunia terhadap Israel, karena kejahatandan penjajahan sudah melekat dan menjadi ideologi Israel.

Konferensiyang berlangsung tanggal 13-15 Mei 2008 itu, dihadiri Presiden AmerikaGeorge Bush, Barbra Streisand, dan penyanyi lagu religi Yahudi, AvinuMalkeinu – Our Father King – yang banyak menyita perhatian yang hadhir.

Memangyang hadir dalam konferensi itu, 2.000 tokoh Yahudi dari seluruhpelosok jagad. Tokoh yang memberikan konfirmasi hadir, seperti HenryKissinger, Elie Wiesel, mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid,mantan Presiden Czeh Vaclav Havel, Profesor Harvad Alan Dershowitz,pendiri Google Sergey Brin, pendiri Facebook Mark Zuckerman, pemimpinRatan Tata India - Ratan Tata, milyader Amerika Sheldon Adelson.Semuanya tak lain tokoh-tokoh Yahudi, yang sudah mempunyai perananpenting dalam kehidupan kaum Yahudi secara global.

KematianAbdurrahman Wahid menjelang tutup tahun 2009, mendapatkan perhatianluas, karena dianggap menjadi tokoh kunci yang membuka ideologipluralisme. Artinya, memberikan ruang bebas, dan luas kepada berbagaialiran ideologi politik, agama, pemikiran, dan kelompok-kelompokminoritas, yang ada di Indonesia. Meskipun, faktanya banyak yangbertentangan dengan pandangan Islam, yang bersifat asas (ushul), dantak jarang menimbulkan kontroversi.

Pluralismetak lain, penolakan terhadap klaim kebenaran mutlak agama tertentu,seperti Islam, dan menegaskan semua agama sama, tidak ada yang berhakdiantara agama-agama yang mengklaim yang paling benar. Karena itu,semua agama sama, tidak ada yang beda, dan kehidupan harus dibangunsecara inklussif, memberi pengakuan semua eksistensi agama danpemeluknya, tanpa ada diskriminasi. Inilah hakekat dari ideologipluralisme, dan itulah ajaran Abdurrahman Wahid sebagai tokohnya.

Tentu,yang paling mendasar penolakan terhadap Islam politik, dalam bentuknegara. Tidak ada negara Islam, tidak ada syariah Islam dalamkehidupan, dan semuanya yang memiliki cita-cita seperti itu akandituduh sebagai eksklusif. Kini, akhirnya, semua hanya melahirkankelompok yang disebut Islam moderat, yang toleran, tidak ekstrim, danyang paling penting lainnya, warisan almarhum Abdurrahman Wahid, adalahIslam kultural, bukan Islam struktural, yang lekat dengan Islam politik.

Maka,sekarang yang disibut dengan Islam moderat, telah lahir dalam bentukgerakan politik, dan tak lain sebuah kekuatan politik, yang berbentukIslam konformis. Islam yang dapat menyatu dengan apapun, tak ada lagipembatas atau sekat. Antara haq dan bathil, baik dan buruk, halal danharam, mukmin dan kafir, semuanya menyatu dalam satu wujud yang disebutfalsafah ‘Bhineka Tunggal Ika’.

Inilahmissi utama Shimon Peres yang berhasil mengajak tokoh sepertiAbdurrahman Wahid ke dalam ideologi pluralisme.Sekaligus pengakuaneksistensi Israel sebagai sebuah entitas politik dalam sebuah negara,serta menjajah umat Islam di Palestina. Wallahu'alam .

sumber :http://www.eramuslim.com/editorial/diantara-bush-blair-gorbachev-streisand-dan-abdurrahman-wahid.htm

 

Kamis, 31/12/2009 10:52 WIB


Muslim Uighur Hanya Boleh Akses 2 Website

Posted on December 31, 2009 at 10:49 PM Comments comments (0)

Dua puluh juta penduduk di wilayah Uighur yang telah diputus darisambungan Internet dan layanan telepon internasional sejak demonstrasiyang berakhir kerusuhan mematikan enam bulan lalu dan saat ini pendudukwiayah Uighur hanya bisa membuka 2 situs web yang dikelola pemerintahCina.Penduduk di wilayah Uighur atau sering juga disebut “Turkistan Timur” hanya dapat mengunjungi website xinhuanet.com, situs yang dijalankan oleh kantor berita negara Xinhua, dan people.com.cn, website koran Harian Rakyat, menurut kantor informasi pemerintah daerah.

Pada situs-situs lain, termasuk layanan berupa komentar atau email masih tetap diblokir, kata kantor pemerintah daerah.

Pemerintah Cina di Xinjiang memutus akses ke Internet, panggilaninternasional dan SMS setelah mayoritas Cina dari suku Han melancarkanserangan balas dendam, dua hari setelah muslim Uighur melakukan protesdi ibukota Xinjiang Urumqi. Kekerasan tersebut telah menewaskan 197orang.

“Perangkat itu (internet, SMS, panggilan internasioanl) adalah alatpenting yang digunakan oleh para aktor dibelakang layar untuk menghasutkerusuhan di Urumqi,” kata Yang Maofa, direktur telekomunikasi daerahadministrasi Xinjiang kepada surat kabar China Daily.

Karena situasi sosial secara keseluruhan telah menjadi stabil,pemerintah setempat memutuskan untuk mencabut larangan pada aksesinternet dengan persetujuan pemerintah pusat, kata kantor pemerintahdaerah.

Yang Maofa mengatakan pihak berwenang akan segera membuka kembalipanggilan internasional dan pesan SMS, namun belum memastikantanggalnya.

Xinjiang - nama Cina yang disematkan kepada wilayah Uighur - jugamemungkinkan akses ke sejumlah situs lokal resmi, termasuk situs webpemerintah daerah, yang tidak dapat diakses dari luar daerah.(eramuslim.com, 31/12/2009)

 



Rss_feed